DPRD Jabar Terus Berusaha Mengenal Kebutuhan dan Perasaan Buruh

Minggu, 2 Mei 2021 12:07 WIB

Share
Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar, Abdul Hadi Wijaya usai Dialog dengan Buruh di Gedung Sate, Kota Bandung, Sabtu (1/5/2021) (foto:Aris)

BANDUNG, POSKOTAJABAR.CO.ID

Di Hari Buruh Internasional (May Day), Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar, Abdul Hadi Wijaya menegaskan, dewan selalu bersama dengan para pekerja. Ia pun mengaku terus berusaha mengenal kebutuhan dan perasaan para buruh.

"Hari ini bertepatan dengan Hari Buruh Internasional, kami ingin menyampaikan bahwa ayo buruh tetap kompak. Kami adalah wakil dari para buruh di Jabar," katanya usai berdialog dengan Gabungan Serikat Buruh Seluruh Jawa Barat di Gedung Sate, Kota Bandung, Sabtu (01/05/2021).

Gus Ahad sapaan karibnya mengaku terus mendorong Pemprov Jabar memprioritaskan kesejahteraan para buruh.  Bersamaan dengan itu, politisi PKS Dapil Karawang Purwakarta juga meminta kepada seluruh pekerja untuk melanjutkan upaya memperjuangkan nasib mereka terlebih setelah adanya UU Cipta Kerja (Ciptaker).

"Sebentar lagi akan ada pembahasan tentang RAPBD tahun 2022. Kami mohon Pemprov Jabar untuk memprioritaskan hal-hal terkait buruh, mantan buruh yang menganggur karena PHK," ujarnya.

Gus Ahad berharap suatu saat tercipta hubungan yang harmonis antara pemerintah, perusahaan, dan kaum buruh. Ia juga mendorong ekosistem industri yang ideal dimana tercipta hubungan yang saling menguntungkan antara buruh dan pengusaha. 

Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum mengatakan buruh mempunyai peran penting dalam perekonomian. Oleh karenanya sinergitas buruh dengan pemerintah dan perusahaan harus terus diperkuat.

"Kami ingin kebersamaan pemahaman antara pengusaha dan buruh karena saling membutuhkan dan saling mengisi, termasuk pemerintah," katanya saat berdialog dengan serikat buruh saat Hari Buruh Internasional 2021 di Gedung Sate, Kota Bandung, Sabtu (01/05/2021). 

Peringatan Hari Buruh 2021 di Gedung Sate diikuti oleh 300 buruh yang merupakan perwakilan dari 17 serikat buruh di Jabar. Dalam dialog itu, pembayaran tunjangan hari raya (THR) menjadi topik pembahasan. 

Menurut Wagub Uu, Pemprov Jabar akan menengahi perundingan perusahaan dengan pekerja manakala ada persoalan terkait pemberian THR Idulfitri tahun ini. 

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler