Cahyo: Delif Subeki Sosok yang Tepat Pimpin Asprov PSSI Jabar 

Rabu, 26 Mei 2021 20:08 WIB

Share
Manajer Persikad Depok 1999, Cahyo Putranto Budiman, menilai Delif Subeki sosok yang tepat jadi Ketua Asprov PSSI Jabar. (Ist)

DEPOK, POSKOTAJABAR.CO.ID - 

Klub Persikad Depok mengatakan, Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa barat (Jabar) periode 2021-2025 membutuhkan sosok yang mengerti kesulitan klub dalam membina pemain, disamping juga memahami statuta dan aturan-aturan dalam organisasi sepak bola.

Sosok tokoh yang identik dengan yang dibutuhkan itu menurut Manajer Persikad Depok 1999, Cahyo Putranto Budiman, ada pada salah seorang anggota Executive Committee (Exco) Asprov PSSI Jabar, yakni Delif Subeki.

"Kami butuh kepengurusan Asprov PSSI Jabar khususnya figur Ketua Umum periode 2021- 2025 yang dapat memperhatikan nasib klub yang saat ini berkompetisi di level bawah. Artinya, dia yang mengerti bagaimana seluk beluk serta susahnya mengelola sebuah klub," ungkap Cahyo Putranto Budiman, kepada PoskotaJabar menyikapi Kongres Luar Biasa untuk memilih Ketua Asprov PSSI Jabar periode 2021 - 2025, Rabu (26/05/2021).

Menurut Cahyo, diharapkan kepengerusan Asprov PSSI Jabar mendatang masalah kompetisi murah dan terjangkau oleh klub-klub papan bawah dapat menjadi perhatian.

"Kita nggak butuh janji muluk-muluk seperti yang pernah didengungkan sebelum ini. Tetapi, yang kami butuhkan adalah realisasi dari adanya bantuan pelaksanaan kompetisi yang sehat, terjangkau, dan tetap mengutamakan prestasi serta pembinaan," ujar Cahyo.

Diungkapkan Cahyo, selama ini pihak klub sering disulitkan dengan pembiayaan kompetisi, termasuk kebutuhan tim lainnya seperti biaya latihan dan ujicoba.

Juga sulit mencari sponsor. Sehingga, perlu adanya solusi dalam masalah pembiayaan ini. Misalnya, untuk biaya pendaftaran dan aparat pertandingan bisa digratiskan.

Oleh karena itu, lanjut Cahyo, berdasarkan kendala yang dihadapi klub di level bawah itu, Asprov PSSI Jabar membutuhkan sosok yang benar-benar mengerti luar dan dalam untuk urusan ssepak bola.

"Jangan sosok yang ujug-ujug muncul di sepak bola dengan berbagai kepentingan. Kita butuh sosok yang tegas, berani, transparan, paham statuta, dan mampu merubah serta memperbaiki tata kelola sepak bola, khususnya di Jabar ini," kata Cahyo.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler