Pelanggar PPKM di Lapas Tasikmalaya Diperlakukan dengan Baik

Sabtu, 17 Juli 2021 09:40 WIB

Share
Kepala Lapas Klas IIb Tasikmalaya Davy Bartian. (foto:kris)

TASIKMALAYA, POSKOTAJABAR.CO.ID

ALS (23) pelanggar aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kota Tasikmalaya menjalankan pidana kurungan di ruang khusus Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tasikmalaya. Hal tersebut diungkapkan Kepala Lapas Tasikmalaya, Davy Bartian, Jumat (16/07/2021), malam

"Yang bersangkutan memang diserahkan oleh pihak kejaksaan Kota Tasikmalaya kepada kami setelah putusan Hakim. Tentu kami terima semata-mata untuk menjalankan tugas dan putusan pengadilan," ujar Davy.

ALS dijatuhi pidana kurungan selama tiga hari setelah melanggar Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 5 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Ketentraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat setelah kedapatan melayani makan dan minum di tempat usahanya di masa pandemi.

Davy menegaskan,   prosedur penerimaan warga binaan yang dilakukan tetap sama seperti sebelumnya sesuai Standar Operasional Prosedur Penerimaan Warga Binaan Pemasyarakatan Baru. 

"Selain pemeriksaan administratif penertiban penampilan, ALS juga melakukan pemeriksaan kesehatan serta rapid test antigen mengingat kondisi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.

“ALS kami tempatkan terpisah karena yang bersangkutan baru saja masuk dari luar area lapas serta kondisi di dalam yang sudah overcrowded atau melebihi kapasitas. 

Kebutuhan dasar tetap kami berikan sebagaimana mestinya dan tentu kesehatannya juga terus kami pantau,” ujarnya

Lanjut dia, saat ini penghuni Lapas Tasikmalaya berjumlah 357 orang dengan kapasitas hanya 88 orang," terangnya. (Kris)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler