Buntut Kerusuhan Belawan, Legislatif Minta Polisi Tindak Tegas Pelaku 

Kamis, 22 Juli 2021 13:13 WIB

Share
Anggota Komisi I DPRD Medan Margaret MS meminta polisi selesaikan kasus tawuran antarkampung yang pecah di Jalan Medan Belawan, Sumatera Utara. (Foto: Poskota Sumut)


BELAWAN, POSKOTAJABAR.CO.ID -
Anggota Komisi I DPRD Medan Margaret MS meminta polisi selesaikan kasus tawuran antarkampung yang pecah di Jalan Medan Belawan, Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara.

Tawuran antarkampung di Belawan itu jadi perbincangan di tingkat nasional karena dalam 'perang' tersebut masing-masing pihak saling menembakkan petasan roket. Bahkan, sebuah rumah ibadah nyaris dibakar sekelompok massa.

Politisi PDI Perjuangan ini meminta Polresta Belawan menindak tegas pelaku kerusuhan di Kelurahan Pekan Labuhan dan Kelurahan Belawan Bahari Kecamatan Belawan.

"Kejadian tersebut sudah sering terjadi dan terkesan ada pembiaran. Kita minta Polisi bersama Pemkot Medan harus tegas, memberi efek jera," ujarnya saat berada di lokasi kejadian --ketika meninjau korban, Rabu, 21 Juli 2021. 

Menurut Margaret, tawuran antara dua kampung tersebut memang sudah sering terjadi, namun peristiwa yang terjadi pada Selasa 20 Juli 2021 malam adalah tawuran yang paling parah.

Margaret menjelaskan, 'perang' antar kampung itu terjadi pada Selasa pukul 23.00 WIB hingga Rabu subuh pukul 4 WIB.

Saat peristiwa berlangsung, suasana di dua kelurahan tersebut, sangat mencekam karena terjadi penjarahan dan ancaman bunuh hingga terjadi korban jiwa dan pelaku menggunakan senjata tajam.

"Menurut laporan warga, ada 6 kios hancur dan 1 rumah ibadah Gereja Pentakosta di lingkungan 13 Belawan Bahari Kecamatan Belawan ikut di bom molotov oleh massa. Bahkan, ada warga boru Tampubolon kupingnya nyaris putus," papar Margaret.

Untuk itu, tambah Margaret, pihak Polisi, aparat terkait bekerjasama dengan Pemko Medan supaya bertindak tegas guna memberi efek jera.

Margaret meminta polisi mendirikan posko penjagaan di lokasi. "Apalagi, situasi pandemi Covid 19 saat ini dan PPKM, pemerintah harus hadir memberikan kenyamanan terhadap warga," pungkasnya.

Halaman
1 2 3 4
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler