BPN Karawang Serahkan 83 Sertifikat Aset Pemda ke Bupati Cellica 

Sabtu, 31 Juli 2021 11:44 WIB

Share
Kepala BPN Karawang, Fitriana Hasibuan, menyerahkan sertifikat milik Pemkab ke Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana. (Foto: asl)

KARAWANG, POSKOTAJABAR.CO.ID-
Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Karawang menyerahkan 83 sertifikat aset Pemda kepada Bupati Karawang, Cellica Nurachdiana, di Command Center Lantai 3 Gedung Singaperbangsa.

Penyerahan aset sendiri disaksikan Direktorat Koordinasi dan Supervisi Wilayah II dihadiri secara virtual melalui video conference (Vidcon) oleh Yudhiawan, Direktur Kosup Wil 2 KPK, dan Teguh Narutomo dari Itsus Depdagri.

Kepala ATR/BPN Karawang, Fitriani Hasibuan,  menyebutkan sertifikat aset Pemda merupakan program PTSL tahun 2021 BPN Karawang yang meliputi dari enam Kecamatan, dimana target PTSL tahun 2021 untuk aset Pemda sebanyak 105 sertifikat.

“Dari target program PTSL tahun 2021 penyertifikatan aset Pemda dari 105, baru selesai sebanyak 83 sertifikat. Dari enam Kecamatan di Kabupaten Karawang sudah kita selesaikan semua," ujar Fitriani Hasibuan.

Dikatakan Fitriani, BPN Karawang akan terus bersinergi dengan Pemda Karawang. Sehingga, seluruh aset Pemda yang belum tersertifikasi akan tetap dilakukan. Lantaran, keberadaan legalitas aset daerah berupa sertifikat adalah hal yang sangat penting. Dengan adanya sertifikat tersebut, maka keberadaan lahan milik daerah akan terdata dengan baik.

“Dengan program PTSL tahun 2021 yang mendapat manfaat langsung, baik masyarakat maupun Pemda. Karena dengan program PTSL mengurangi sengketa tanah aset-aset yang tidak di sertifikatkan," paparnya.

Fitriani mengimbau, mengingat begitu pentingnya program PTSL ini, sehingga sebaiknya semua pihak, baik masyarakat, aparat desa, aparat kecamatan, dan Pemkab diminta bersama-sama untuk menyukseskan program PTSL ini.

Apalagi, saat Pandemi Covid-19, program PTSL jalan terus, dimana segala pembiayaannya dari Pemerintah Pusat.

"Bukan hanya aset Pemda, tetapi aset masyarakat juga harus disertifikasi guna untuk memberikan kepastian atas hak atas tanah mereka," sambungnya.(asl)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler