Seorang Wanita di Afghanistan Tewas Dipukuli Taliban Gegara Tak Beri Makan

Rabu, 18 Agustus 2021 19:35 WIB

Share
Bendera Afghanistan. (foto: ist)

AFGHANISTAN, JABAR.POSKOTA.CO.ID

Seorang perempuan dengan empat anak tewas dipukuli karena tak sanggup memberi makanan kepada anggota Taliban. Kelompok milisi tersebut masuk ke rumah Najia (bukan nama sebenarnya-red), di sebuah desa di Provinsi Faryab, di utara Afghanistan.

Menurut putri Najia, Manizha (bukan nama sebenarnya-red), kejadian itu berlangsung 12 Juli lalu, ketika Taliban masih bertempur dengan pasukan pemerintah Afghanistan memperebutkan sejumlah kota.

 

Dilansir dari berbagai sumber, Rabu 18 Agustus 2021, Manizha menuturkan, itu sudah keempat kalinya selama empat hari berturut-turut. Dimana, belasan milisi Taliban mendatangi rumah mereka dan meminta sang ibu memasak makanan bagi 15 gerilyawan.

Akan tetapi, di hari keempat, para milisi Taliban membunuh Najia yang berusia 45 tahun karena tetap tak memenuhi permintaan mereka.

 

"Ibu saya kemudian mengatakan kepada mereka (milisi Taliban), 'saya miskin, bagaimana bisa saya memasak makanan untuk Anda semua?," kata Manizha menirukan jawaban mendiang ibunya.

"(Taliban) lalu mulai memukuli ibu saya. Ibu saya terjatuh pingsan dan mereka memukulinya dengan senapan AK47," papar perempuan 25 tahun itu.

Manizha mengatakan dia terus berteriak kepada para milisi itu agar berhenti memukuli sang ibu.

Halaman
1 2 3
Reporter: Dikki Wahyu Afandi
Editor: Dikki Wahyu Afandi
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler