Tekan Angka Kelahiran di Kabupaten Tasikmalaya, Inilah yang Dilakukan Pemda

Jumat, 10 September 2021 10:12 WIB

Share
Peserta Akseptor KB antre untuk melakukan operasi di ruang tindakan RS Galunggung Tasikmalaya. (foto:kris)

TASIKMALAYA, POSKOTAJABAR.CO.ID

Dinas Pemberdayaan Pengendalian Penduduk dan Perlindungan anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Tasikmalaya tahun 2021 menggelar kegiatan pelayan MOW (Metode Operasi Wanita) atau disebut tubektomi yakni tindakan pengikatan dan pemotongan saluran telur agar sel telur tidak berbuah kembali sedangkan MOP( Metode Operasi Pria) atau disebut Vesektomi, di Rumah Sakit Galunggung TNI AD Kota Tasikmalaya, Kamis (9/9/2021)

Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana,  Aep Saprudin, A. Ks mengatakan, kegiatan ini untuk menekan laju pertumbuhan penduduk serta berkomitmen mendukung dan memperkuat program KB dalam menurunkan angka kelahiran serta mencegah dan menunda kehamilan.

Menurut Aep, untuk tahun 2021 ini, pihaknya menargetkan sebanyak 250 orang akseptor KB di masing-masing desa dan di masing-masing kecamatan untuk capaian peserta KB MOW (Metode Operasi Wanita) sebanyak 238 orang sedangkan MOP (Metode Operasi Pria) sebanyak 2 orang.

Kata Dia, dalam kegiatan ini  memang tidak menargetkan terlalu banyak, sebab kebanyakan dari pihak laki-laki menolak dengan alasan takut atau memang tidak mau menggunakan metode tersebut.

Selain itu, pihaknya juga melakukan kegiatan ini bekerjasama dengan dokter dari provinsi Jawa Barat agar kegiatan MOW dan MOP ini cepat mendapatkan pelayanan bagi warga yang ingin memasang alat kontrasepsi itu," papar Aep. (Kris)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler