Dalam Waktu Cepat, KPK Tetapkan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin Menjadi Tersangka

Sabtu, 25 September 2021 08:56 WIB

Share
Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin (membelakangi) saat ditetapkan sebagaiterssangka oleh Ketua KPK Firi Bahuri pada konferensi pers. (Foto: Ist)

JAKARTA, POSKOTAJABAR.CO.ID -

Akhirnya, secara resmi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin, menjadi tersangka kasus dugaan pemberian hadiah atau janji terkait penanganan perkara di Kabupaten Lampung Tengah.

KPK menetapkan Azis Syamsuddin itu, sebagai tersangka penanganan perkara di Kabupaten Lampung Tengah, pada Sabtu, 25 September 2021, dini hari. Sebelum menetapkan sebagai tersangka, KPK menganalisa kasus tersebut.

Menurut Ketua KPK, Firli Bahuri, penetapan tersangka terhadap politisi Partai Golkar tersebut, setelah berhasil mengumpulkan keterangan saksi dan bukti yang cukup kuat tentang peran Azis Syamsuddin.

"Oleh karena itu, KPK meningkatkan status perkara ini ke tahap penyidikan dengan mengumumkan saudara AZ sebagai tersangka," ungkap Firli dalam keterangannya di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu, 25 September 2021.

Dikatakan Firli, Azis memiliki peran dengan menghubungi penyidik KPK saat itu yakni Stepanus Robin Pattuju (SRP) untuk "mengurus" kasus yang menyeret dirinya, dan kader Golkar lain yakni Aliza Gunado (AG) yang saat ini tengah diselidiki oleh KPK.

Untuk selanjutnya SRP menghubungi MH (Maskur Hussain) untuk turut mengawal dan mengurus kasus tersebut. Setelah itu, MH menyampaikan pada AZ dan AG untuk menyiapkan uang masing-masing sebesar Rp 2 miliar.

"SRP juga menyampaikan langsung kepada AZ terkait permintaan uang tersebut dan langsung disetujui oleh AZ," lanjut Firli.

Setelah permintaan uang tersebut disetujui Azis, MH diketahui juga terlebih dahulu meminta uang muka kepada Azis sebesar Rp 300 juta.

Sementara itu, perihal teknis pemberian uang tersebut yaitu dilakukan dengan cara mentransfer ke rekening bank dengan menggunakan rekening yang dipakai MH.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler