Aduuh! Banyak Warga Pangandaran Menolak Divaksin, Inilah Sanksinya

Senin, 27 September 2021 08:30 WIB

Share
Banyak Warga Menolak Divaksin, Bupati Jeje: Kita Sudah Terbitkan Surat Edaran Terkait Sanksi (Foto: Humas Pemkab)

PANGANDARAN, POSKOTAJABAR.CO,ID

Banyaknya warga masyarakat di Kabupaten Pangandaran yang menolak untuk dilakukan vaksinasi.

Menyikapi hal tersebut, akhirnya Pemerintah Kabupaten Pangandaran menerbitkan Surat Edaran (SE) Bupati terkait sanksi kepada warga yang menolak divaksin. Surat Edaran Bupati diterbitkan pada Kamis 23 September 2021 dengan Nomor: 443/2800-BPBD/2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi.

"Setiap orang yang telah ditetapkan sasaran penerima vaksin Covid-19, tetapi tidak mengikuti vaksinasi Covid-19 tanpa alasan yang sah dapat dikenakan sanksi administratif," kata Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, Minggu 26 September 2021.

Jeje menegaskan, sanksi yang akan dikenakan di antaranya, penundaan atau penghentian pemberian jaminan sosial, bantuan sosial (bansos) dan hibah.

"Selain itu juga ada sanksi penundaan atau penghentian layanan administrasi," tegasnya.

Setiap orang yang telah ditetapkan sebagai sasaran penerima vaksin namun menolak, kata Jeje, maka akan diberikan sanksi sesuai ketentuan berdasarkan undang-undang wabah penyakit menular.

"Surat Edaran Bupati itu merupakan tindaklanjut dari Peraturan Presiden," jelasnya.

Namun, lanjut Jeje, bagi warga yang memiliki penyakit dan beresiko jika dilakukan vaksin, maka ada toleransi dan harus dibuktikan dengan surat keterangan dokter.

"Surat Edaran itu sudah kita sebar ke 93 Desa untuk ditindak lanjuti dan disosialisasikan kepada warga masyarakat," pungkasnya.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler