Mengapa Tahun Dalam Kalender Islam Dinamakan Hijriyah? Simak Kilas Sejarahnya

Rabu, 13 April 2022 17:52 WIB

Share
Mengapa Tahun Dalam Kalender Islam Dinamakan Hijriyah? Simak Kilas Sejarahnya
Ilustrasi hijrah. (pixabay)

JABAR.POSKOTA.CO.ID - Penanggalan atau penentuan tahun Islam tidak lepas dari perkembangan Islam yang pesat terutama sebelum hijrahnya Nabi Muhammad SAW ke Madinah.

Semakin luasnya ajaran Islam di Jazirah Arab akan menemui berbagai tantangan dan kendala saat itu. Hal ini seperti dirasakan oleh sahabat Nabi yaitu Umar RA, yang dihadapkan mengenai persoalan administrasi.

Umar bin Khattab mengumpulkan para sahabat yang lain termasuk Abu Bakar RA, untuk membicarakan mengenai persoalan administrasi ini.

Perlu diketahui bahwa pasca hijrahnya Nabi ke Madinah ajaran Islam sudah sangat luas, maka dibutuhkan suatu standar persamaan antar daerah dalam penanggalan.

Dihimpun dari berbagai sumber, disebutkan bahwa selama dalam proses penentuan kalender Islam sangatlah tidak mudah, sebab sebelumnya diusulkan tahun lahir Nabi atau tahun wafat Nabi, serta hari kemenangan Islam dalam perang.

Kemudian diputuskan bahwa Tahun dalam Islam dinamakan "Hijriyah" dimana nama itu diambil dari peristiwa Hijrahnya Nabi dan para sahabat dari Mekkah ke Madinah yang bertepatan pada tanggal 1 Muharram atau 16 Juli 622 M (Masehi).

Lalu dasaran pertama dalam penentuan ke dua belas bulan dalam Islam mengacu kepada firman Allah SWT dalam Al-Quran Surat At Taubah ayat 36 : "Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram"

Nama-nama bulan Islam diantaranya adalah Muharram, Shafar, Rabi'ul Awal, Rabi'ul Akhir, Jumadil Awal, Jumadil Akhir, Rajab, Sya'ban, Ramadhan, Syawal, Dzulqaidah, dan Dzulhijjah.

Dan empat bulan Haram dalam Islam adalah Muharram, Dzulhijjah, Rajab, Dzulqaidah, dimana dalam empat bulan tersebut peperangan atau pertumpahan darah dilarang. (Farhan)***

Editor: Ivan W.
Contributor: Farhan
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar