Disdik Cimahi Gelar Pesantren Kilat bagi Pelajar Lewat Tayangan TV, Ini Penjelasan Kadisdik

Rabu, 20 April 2022 11:08 WIB

Share
Disdik Cimahi Gelar Pesantren Kilat bagi Pelajar Lewat Tayangan TV, Ini Penjelasan Kadisdik
Pesantren Kilat (Sanlat) digelar Disdik kota Cimahi lewat tayangan TV. (foto:Ist)

CIMAHI.JABAR.POSKOTA.CO.ID

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cimahi menggelar pesantren kilat (sanlat) untuk tingkat SMP  melalui tayangan TV selama bulan suci Ramadan 2022/1443 H. ..

"Untuk mengisi waktu di bulan Ramadan dengan kegiatan bermanfaat  Setelah libur awal Ramadan, Disdik langsung menggelar pesantren kilat," kata Kepala Disdik Kota Cimahi, Harjono.

Acara Sanlat yang ditayangkan di AKTv pada pukul 16.00 - 17.00 WIB.
Setiap siaran terbagi dalam 2 sesi atau 2 tema pembelajaran. Ustadz dan ustadzah yang mengisi siaran Sanlat tersebut merupakan para guru PAI SMP dan SD se-Kota Cimahi. 

Materi Sanlat disusun bersama oleh para guru yang berhimpun dalam MGMP PAI Kota Cimahi.

"Jadi siswa diberi buku Ramadhan dan harus diisi dengan materi yang ada di tayangan sanlat. Nanti dilaporkan ke guru," ungkapnya.

Untuk pembentukan profil pelajar pancasila, Harjono menuturkan, salah satu aspeknya adalah beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME dan berbudi pekerti luhur.

"Sebelum pandemi dilaksanakan Sanlat, nah tahun ini sanlatnya bagi siswa SMP di TV yang bisa diakses secara umum. Juga dipersilakan bagi sekolah menambah pembiasaan baca tulis alquran (BTQ) seperti tadarus pagi hari," jelasnya.

Pihaknya berharap kebijakan tersebut dapat menjadi bagian dari upaya pemulihan terhadap dampak learning loss dan miskonsepsi pembelajaran.

"Mudah-mudahan dapat dipenuhi melalui optimalisasi PTM untuk KBM seperti biasa oleh Satdik, dan pembentukan profil pelajar Pancasila, terutama aspek beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME serta berbudi pekerti luhur, melalui pembiasaan BTQ di pagi hari dan Sanlat di AKTv," tuturnya. (Bagdja).

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar