Bazar Ramadhan, Kiprah Konsisten Sentra Abiyoso Penuhi Kebutuhan Masyarakat

Kamis, 21 April 2022 22:16 WIB

Share
Bazar Ramadhan, Kiprah Konsisten Sentra Abiyoso Penuhi Kebutuhan Masyarakat
Sentra Literasi Braille Indonesia Abiyoso bekerja sama dengan Kelurahan Leuwigajah menggelar Bazar Ramadhan 1443 H, Kamis-Jumat 21-22 April 2022. (foto: Ist.)

CIMAHI, JABAR.POSKOTA.CO.ID - Sentra Literasi Braille Indonesia Abiyoso bekerja sama dengan Kelurahan Leuwigajah menggelar Bazar Ramadhan 1443 H, Kamis-Jumat 21-22 April 2022 di halaman kantor Sentra Abiyoso, Cimahi, Jawa Barat.

Bazar Ramadhan kali ini dibuka secara resmi oleh Kepala Subbagian Tata Usaha Sentra Abiyoso, Iis Lisnawati, mewakili Kepala Sentra Abiyoso.

Dalam sambutannya, Iis berterima kasih atas kolaborasi apik dengan Kelurahan Leuwigajah untuk menyelenggarakan kegiatan dalam rangka menyediakan kebutuhan masyarakat menjelang Idul Fitri. Iis juga berterima kasih atas partisipasi seluruh peserta yang sangat antusias.
 
Ketua panitia pelaksana Bazar, Amin Suaedi, menjelaskan bahwa peserta Bazar Ramadhan kali ini berjumlah 45 stan, dari berbagai unsur, baik komunitas maupun perorangan, baik disabilitas maupun nondisabilitas. Jumlah ini meningkat hampir dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Jenis dan jumlah produk yang tersedia pun semakin bervariasi.

"Sekarang ada jasa pijat refleksi, kemudian Sentra Kreasi Abiyoso (SKA) juga diberdayakan melalui Kafe Literasi dan Galeri SKA," kata Amin.

Selain komunitas dan individu dari kalangan masyarakat umum, Badan Urusan Logistik (Bulog) juga tak ketinggalan mengambil bagian dalam kegiatan ini.

Bulog menyediakan sejumlah komoditas, seperti beras, telur, gula, terigu, bawang, minyak goreng, daging ayam, dan daging sapi dengan harga yang lebih terjangkau dibanding harga di pasaran saat ini.

Menurut koordinator lapangan stan Bulog, Anwar Husein, pihaknya sangat bangga dapat mengikuti kegiatan ini. Kegiatan semacam ini memang sangat dibutuhkan, terutama karena kurang lebih dua tahun sebelumnya, masyarakat benar-benar minim kegiatan di luar rumah.

"Saya kira kegiatan ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat, karena tahun kemarin benar-benar orang jarang yang bisa keluar. Jadi dengan kegiatan ini, mereka pasti senang. Meskipun tidak beli, paling tidak, bisa lihat-lihat barang apa saja yang dijual," tuturnya.

Menurut Anwar, program layanan Kementerian Sosial sangat luar biasa, khususnya bagi kalangan disabilitas. "Saya lihat, ada peserta dari kalangan disabilitas, dan itu menjadi motivasi juga buat saya. Motivasinya adalah bahwa mereka dengan kondisi seperti itu bisa berkarya dan menghasilkan produk-produk yang luar biasa, berarti saya juga perlu semakin 'lebih'," ujarnya.

Menyinggung soal harga komoditas yang disediakan Bulog, Anwar mengemukakan bahwa minyak goreng yang mereka sediakan pada bazar ini dipastikan lebih murah. Dia juga menjelaskan bahwa konsep Bulog sebenarnya adalah stabilisasi harga di pasaran.

Halaman

Komentar ditutup untuk berita ini.