Polisi Buru Pengemudi yang Nekat Ngedrifting di Jalan Wastukencana Kota Bandung

Kamis, 21 April 2022 06:23 WIB

Share
Polisi Buru Pengemudi yang Nekat Ngedrifting di Jalan Wastukencana Kota Bandung
Sedan Warna Hitam yang melakukan aksi drifting di jalan raya Wastukencana Kota Bandung. (foto: tangkapan layar video viral)

BANDUNG, POSKOTAJABAR.CO.ID

Kendaraannya ditendang warga yang kesal karena nyaris ketabrak gegara aksi driftingnya. Pengemudi sedan warna hitam yang baru saja ngedrift di jalan raya Wastukencana Kota Bandung panik, lalu ambil rem mundur dan tancap gas.

Saat ingin tancap gas itulah roda depan kanan mobil sedan itu, menyerempet pejalan kaki yang tengah berupaya untuk menghentikan laju kendaraan tersebut. Aksi tersebut terekam kamera CCTV yang terpasang di jalan tersebut, dan videonya viral di sosial media.

Kasat Lantas Polrestabes Bandung AKBP Ariek Sentanu membenarkan adanya kejadian tersebut, pengemudinya saat ini masih diselidiki.

"Sedang diselidiki, intinya sedang ditangani oleh unit Laka," kata Ariek saat dikonfirmasi Rabu 20 April 2022.

Ariek juga membenarkan ada satu warga yang menjadi korban dari kenekatan pengemudi sedan warna hitam tersebut.

"Korbannya pejalan kaki, ketika mobil hendak mundur, agar bisa masuk ke ruas jalan Wastukencana lagi, bagian ban depan sebelah kanannya menabrak seorang pejalan kaki yang saat itu sedang berusaha menghentikan laju kendaraan tersebut," pungkasnya.

Drifting merupakan teknik menyetir di mana pengemudi berusaha membuat agar mobilnya berada dalam posisi miring dan meluncur dari sisi ke sisi pada kecepatan tinggi selama mungkin.

Drifting tumbuh di Jepang sekitar pertengahan tahun 1960-an, dipelopori kalangan motorsport underground yang dijuluki rolling zoku. Mereka mempraktikkan teknik opposite-lock dari balap rally di jalan pegunungan yang berkelok-kelok dan beraspal licin di wilayah Rokkosan, Hakone, Irohazaka dan Nagano. (Aris)

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar