Islam Hadir Sebagai Pembebas dan Memuliakan Perempuan, Berikut Penjelasannya

Jumat, 22 April 2022 19:33 WIB

Share
Islam Hadir Sebagai Pembebas dan Memuliakan Perempuan, Berikut Penjelasannya
Ilustrasi perempuan. (pixabay)

JABAR.POSKOTA.CO.ID - Manusia tercipta sebagai bentuk penciptaan dan kekuasaan Allah SWT. Terciptanya berbagai suku bangsa dan manusia yang berpasangan tak terlepas dari bentuk kekuasaan Allah SWT. Terlebih seorang perempuan yang memiliki kedudukan tersendiri dan kemuliaan dalam pandangan Islam.

Kemandirian dan kesetaraan manusia dalam pandangan Islam dan dicontohkan oleh Rasulullah SAW dan para sahabat, membuktikan bahwa Islam tidak membatasi ruang gerak perempuan dalam kemandirian dan kesetaraan dengan laki-laki.

Islam hadir sebagai penyeimbang dalam kehidupan manusia terutama mengapus mengenai ruang diskriminasi terhadap seorang perempuan. Islam mengajarkan bahwa kedudukan laki-laki maupun perempuan itu sama dihadapan Allah dan sama-sama memiliki mandat rahmat Allah untuk memakmurkan dunia.

Tentunya terdapat perbedaan-perbedaan di antara perempuan dan laki-laki yang bersifat fungsional dan tentunya tidak mengakibatkan supremasi laki-laki.

Atas kesamaan derajat dihadapan Allah SWT, maka perempuan memiliki kesempatan untuk tampil sebagai identitasnya, salah satunya sebagai perempuan yang mandiri.

Merujuk pada Al-Quran bahwa sosok perempuan yang terpuji adalah perempuan yang memiliki kemandirian, hak politik dan memiliki pemikiran tajam atas segala hal yang dihadapinya.

Seperti kisah Ratu Balqis yang memimpin suatu negeri yang dimana semua rakyatnyna patuh akan sosok perempuan yang menjadi pemimpin yang dikisahkan dalam surat An-Naml ayat 29-44.

Kemudian istri Rasulullah SAW, Khadijah binti Khuwailid yang berlaku sebagai seorang pebisnis besar di Makkah dan tak pernah Rasulullah melarangnya dalam beraktivitas.

"Seseorang datang kepada Rasulullah SAW dan berkata, 'Wahai Rasulullah, kepada siapa kah aku harus berbakti pertama kali?' Rasulullah SAW menjawab, 'Ibumu!'. Kemudian orang tersebut kembali bertanya, 'Kemudian siapa lagi?' Rasulullah SAW  menjawab, 'Ibumu!'. Orang tersebut bertanya kembali, 'Kemudian siapa lagi?' Beliau menjawab, 'Ibumu!'. Orang tersebut bertanya kembali, ' Kemudian siapa lagi', Rasulullah SAW menjawab, 'Kemudian ayahmu'. (HR.Bukhari dan Muslim)

Dari berbagai banyak literatur dan kisah-kisah terdahulu, Islam hadir sebagai pembebas bagi perempuan yang dimana pada masa sebelum kehadiran Islam, perempuan sering mendapat diskriminasi dan bahwa ada yang sampai dikubur hidup-hidup dikarenakan anak wanita adalah aib bagi keluarga. Oleh karenanya Islam mengajarkan bahwa kedudukan manusia di mata Allah SWT memiliki kedudukan yang sama tanpa terkecuali. (Farhan)***

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar