DPRD Kota Bandung Ucapkan Terima Kasih Kepada Masyarakat Jalankan Prokes

Senin, 2 Mei 2022 21:02 WIB

Share
Pimpinan DPRD Kota Bandung.
Pimpinan DPRD Kota Bandung.

JABAR.POSKOTA.CO.ID

Tedy Rusmawan, Ketua DPRD Kota Bandung

SAYA mengucapkan rasa syukur karena Idulfitri 1443 H dalam suasana Kota Bandung aman dan kasus Covid-19 melandai.
Kondisi seperti ini harus disyukuri dengan banyak berdoa.
Warga Kota Bandung dalam merayakan Idulfitri diimbau tetap menjaga protokol kesehatan (prokes). Rayakan Idulfitri penuh kekhusyukan, banyak berdoa, jangan berpesta, rayakan secara sederhana jangan berlebihan.
Idulfitri 1443 H harus disyukuri karena selama Ramadan kasus Covid-19 terus berkurang. Pandemi menuju transisi ke endemi, maka rayakan Idulfitri dengan penuh kesederhanaan.
Prokes tetap dijaga, masker tetap dipakai, jangan berkerumun, walau Covid sudah berkurang, jangan sampai menganggap Covid sudah hilang.
Kepada pemerintah untuk terus mengingatkan warga tentang protokol kesehatan, minimal mengingatkan warga memakai masker dan tidak berkerumun.
Saya minta juga masyarakat dipastikan sudah vaksin, tim medis pemerintah agar terus sosialisasi dan jemput bola ke warga untuk vaksin.

Ade Supriadi, Wakil Ketua I DPRD Kota Bandung

SAYA mewakili DPRD Kota Bandung dan DPC Partai Gerindra Kota Bandung mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1443 Hijriah. Semoga amal ibadah kita selama Ramadan ini mendapat maghfirah dari Allah SWT.
Jadikan momentum Lebaran kali ini sebagai masa-masa penuh syukur. Bisa jadi kita lupa rasa perayaan Lebaran yang meriah, padat, dan intim bersama keluarga dan kerabat, setelah pembatasan beraktivitas selama pandemi.
Kita syukuri masa pemulihan pascapandemi ini dengan menjaga silaturahmi, dan yang tak kalah penting, membantu UMKM di sekitar kita. Mari bangkitkan ekonomi dengan membeli produk lokal di masa Lebaran ini, dan masa mendatang. Baarakallah.
Saya berterima kasih kepada warga Kota Bandung sudah sadar akan pentingnya penerapan prokes.
Keberhasilan merubah perilaku ini tak lepas dari kerja keras semua pihak, terutama dari pemerintah mulai kelurahan, kecamatan dan juga TNI-Polri, yang setiap saat gencar selalu turun ke lapangan mensosialisasikan pentingnya penerapan prokes.

Achmad Nugraha, Wakil Ketua II DPRD Kota Bandung

WARGA Kota Bandung menyambut Idulfitri tahun ini dengan sukacita. Kini warga boleh mudik, setelah dua tahun mengalami  pandemi luar biasa dan harus menjalankan PPKM karena mewabahnya Covid-19.
Adanya beberapa kelonggaran aktivitas warga, seharusnya pemerintah tetap mengawasi jangan sampai dibiarkan warga bebas berkerumun.
Kurangnya pengawasan dari pemerintah terbukti hampir seluruh pusat perbelanjaan penuh sesak mengabaikan prokes.
Pemerintah harus hadir mengingatkan prokes, walau tahun ini kasus Covid jauh lebih baik dibanding tahun sebelumnya.
Saya minta, warga yang mudik agar menyiapkan berbagai kebutuhan dan menjaga prokes, sehingga selama perjalanan aman dan nyaman.
Warga Kota Bandung selain banyak yang mudik ke kampungnya juga banyak yang datang ke Bandung karena Bandung salah satu tujuan wisata.
Saya berharap, adanya kelonggaran di beberapa sektor, seluruh lapisan masyarakat tetap menjaga prokes minimal pakai masker.
Pemerintah harus terus mengingatkan masyarakat, pengusaha
restoran, wisata agar menjalankan prokes jangan membiarkan begitu saja, harus ada pengawasan.

Edwin Senjaya, Wakil Ketua III DPRD Kota Bandung

SAYA merasa bersyukur tahun ini pemerintah telah mengeluarkan keputusan yang disampaikan oleh Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, bahwa masyarakat bisa melakukan aktivitas mudik selama masa libur panjang Idulfitri.
Sudah seharusnya masyarakat Indonesia yang mayoritas Muslim bisa merayakan Hari Raya Idulfitri ini bersama-sama keluarga tercinta di kampung halamannya.
Paling  terpenting tetap perhatikan protokol kesehatan, jaga ketertiban dan keamanan terutama yang menempuh jalur darat dengan kendaraan pribadi agar tidak ugal-ugalan atau kebut-kebutan.
Jangan lupa nenek moyang bangsa kita itu seorang pelaut, dan bukan seorang pembalap, jadi mengemudi santai saja.
Tak kalah penting,  jadikan ibadah puasa di bulan Ramadhan tahun ini sebagai momentum untuk meraih predikat taqwa, dan menjadi manusia-manusia yang lebih baik daripada sebelumnya, dan memiliki kesalehan secara ritual maupun kesalehan secara sosial.
Dengan bekal taqwa, segala persoalan bangsa saat ini bisa diatasi dan Allah akan melimpahkan keberkahan kepada negeri ini.
Mengapa masih begitu banyak persoalan di negeri ini yang terjadi? karena kita semua belum mampu mengimplementasikan nilai-nilai taqwa ini dalam kehidupan sehari-hari. (adv)***

Komentar ditutup untuk berita ini.