Perjalanan Panjang Harley-Davidson: Dari Modifikasi Sepeda Tua dengan Mesin Loop, Ajang Balap Hingga Klub Motor yang Mendunia

Jumat, 27 Mei 2022 15:42 WIB

Share
Perjalanan Panjang Harley-Davidson: Dari Modifikasi Sepeda Tua dengan Mesin Loop, Ajang Balap Hingga Klub Motor yang Mendunia
Para pembalap Harley-Davidson pada ajang balap Daytona Bike Week pertama 80 tahun lalu (twitter : @harleydavidson)

JABAR.POSKOTA.CO.ID - Bagi para pecinta sepeda motor gede (moge) tentu sudah tidak asing lagi dengan brand motor Harley-Davidson. Motor legend asal Amerika Serikat ini menjadi primadona dan impian bagi kaum lelaki untuk dimiliki. Namun bagaimana awal berdirinya Harley-Davidson?

Dihimpun dari beberapa sumber, Harley-Davidson didirikan oleh seorang mekanik bernama Bill Harley dan Arthur Walter Davidson pada tahun 1903 di Milwaukee, Wisconsin, Amerika Serikat.

Pada mulanya Harley-Davidson memodifikasi sepeda tua dengan dipasangkan mesin Loop, namun mesin ini tidak terlalu kuat dalam uji coba pertama. Akan tetapi, dengan semangat Harley dan David terus melakukan pengembangan agar mesinnya sempurna.

Pada tahun berikutnya mereka berhasil menciptakan mesin lebih besar, dimana mesin ini menjadi cikal bakal mesin V-Twin ciri khas Harley-Davidson, yaitu loop-frame.

Kemudian tahun 1905, Harley mulai mengiklankan mesin motor buatan mereka pada jurnal The Automobile and Cycle Trade Journal, dibarengi dengan selesainya satu set motor yang berhasil dirakit dan dipamerkan. Pada tahun yang sama, mereka berhasil membuka dealer Harley-Davidson pertama di Chicago yakni Carl H.Lang dan suskses menjual 3 unit motor.

Dalam proses pengembangan motor Harley-Davidson mereka menemukan banyak cobaan, seperti rancangan mesin mereka dianggap melanggar hak cipta yang dipersoalkan oleh Indian Motorcycle. Sehingga mereka dituntut untuk menyerahkkan rancangan mesin dan membayar denda.

Selain itu, selama perang dunia ke-1 mereka diwajibkan negara untuk membantu negara dalam peperangan dengan memproduksi banyak motor sebagai bentuk dukungan terhadap negara.

Kemudian pada era great depression, Harley-Davidson sempat mengalami kesulitan dalam pendanaan produksinya, sehingga mereka bekerjasama dengan pabrikan motor Jepang dengan menjual model mesin milik Harley-Davidson kepada pabrikan motor Jepang. Hal ini membuat Harley-Davidson terselamatkan dalam krisis keuangan dunia.

Pada masa great depression, banyak para pecinta motor yang sering melakukan balapan motor liar dan dianggap ilegal oleh Asosiasi Motor Amerika (AMA) dan kepolisian.

Akan tetapi anak dari Walter Davidson yang bernama Walter Junior sering mengikuti balapan liar ini dan sering dilarang oleh sang ayah, namun Walter Junior memiliki pandangan lain mengenai balapan ini. Bagaimana tidak, hal itu membuat Junior tertarik akan balapan ini.

Halaman

Komentar ditutup untuk berita ini.