Tujuh Bakal Calon Rektor UNAI Bandung Barat Mengundurkan Diri, Begini Kronologisnya

Jumat, 3 Juni 2022 14:56 WIB

Share
Tujuh Bakal Calon Rektor UNAI Bandung Barat Mengundurkan Diri, Begini Kronologisnya
Kampus Universitas Advent Indonesia. (foto:Bagdja)

BANDUNG BARAT, JABAR.POSKOTA.CO.ID

Proses  pemilihan Rektor Universitas Advent Indonesia (UNAI) Bandung, yang sudah berlangsung pada Maret 2022 lalu, dinilai cacat hukum. Pasalnya, dalam pemilihan tersebut diduga tidak berdasarkan ketentuan yang ada. 

Hal itu diungkapkan oleh salah seorang sumber  yang tidak mau disebutkan namanya, di lingkungan UNAI Bandung, Menurutnya, pada Selasa 29 Maret 2022 telah diadakan proses pemilihan Rektor Universitas Adven Indonesia ( UNAI ) Bandung yang di mulai dengan penjaringan nama bakal rektorat. 

Pada saat pembukaan proses pemilihan ini salah seorang dosen menanyakan kenapa tidak menggunakan statuta dan tidak melibatkan Senat Universitas seperti yang terdapat di statuta UNAI.

Dosen yang bertanya tersebut membacakan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia, serta  Anggaran Rumah Tangga (ART) Yayasan UNAI dan Statuta UNAI yang masih berlaku.

Menurut dia, mendapat pertanyaan tersebut, Ketua Pemilihan Rektorat UNAI Yusran Tarihoran kebingungan menjawabnya, maka majulah Ketua pengurus Yayasan UNAI Binsar Sagala dan menjawab, 

"Menggunakan atau tidak menggunakan statuta yang masih berlaku boleh ya dan boleh tidak, dan Senat tidak perlu karena tugasnya bukan untuk pemilihan.

Mendapatkan jawaban tersebut dosen yang bertanya itu mengingatkan kembali agar sesuai dengan peraturan agar hasilnya tidak menjadi masalah. 

Namun, Ketua pemilihan rektorat UNAI tetap menjalankan proses pemilihan.
Dia menyebutkan, dari delapan orang bakal calon, ditahap penjaringan tujuh orang bakal calon memutuskan untuk mengundurkan diri, karena diduga sudah ada ploting siapa yang bakal memenangkan calon rektorat tersebut. 

Tak hanya itu, pemilihan juga tidak sesuai dengan Anggaran Rumah Tangga Yayasan Universitas Advent Indonesia yang masih berlaku yakni Tentang Pengangkatan Pemberhentian Rektorat seperti termuat di Bab XI Pasal 21.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar