Terkait Konvoi Khilafatul Muslimin, Polda Jabar Amankan 5 Orang di Cimahi dan Karawang

Selasa, 14 Juni 2022 19:48 WIB

Share
Terkait Konvoi Khilafatul Muslimin, Polda Jabar Amankan 5 Orang di Cimahi dan Karawang
Sejumlah pemotor membawa poster sosialisasi gerakan khilafah, yang diduga berada di kawasan Jakarta Timur (tangkapan layar video twitter)

BANDUNG, POSKOTAJABAR.CO.ID

Polda Jabar amankan 5 orang terkait Khilafatul Muslimin di dua wilayah hukum Jawa Barat, 3 orang di Cimahi dan 2 orang lainnya, di Karawang.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Ibrahim Tompo mengatakan, masih mengusut dan mendalami keterlibatan Khilafatul Muslimin dalam konvoi yang dilakukan sejumlah orang dengan menggunakan sepeda motor.

“Di wilayah Cimahi sebanyak 3 orang ditangkap pihak Kepolisian, sebagai imbas kegiatan konvoi Khilafatul Muslimin tersebut, sementara di wilayah Karawang 2 orang ditangkap," katanya, Selasa 14 Juni 2022.

Inisial 3 orang yang ditangkap di wilayah hukum Cimahi itu adalah AE, AS dan SA, semantara inisial 2 orang yang ditangkap di wilayah hukum Karawang itu adalah HM dan EU.

Dari ke-5 orang tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti 3 piece baju bertulisan khilafatul muslimin dan 2 piece kalender khilafah.

Ibrahim menambahkan, berdasarkan hasil gelar perkara dan penyelidikan, mereka terbukti bersalah sebagaimana bunyi pasal 107 jo pasal 53 jo pasal 157 dan pasal 14 ayat (1) dan (2) dan pasal 15 UU No.1/1946 tentang peraturan hukum pidana. "Ini terbukti ada perbuatan pidananya," pungkasnya.

Beberapa waktu lalu, viral video di sosial media (sosmed) yang menyuguhkan visualisasi tentang rombongan motor dengan membawa atribut seperti bendera khilafah. Hal tersebut dicuitkan oleh akun Twitter bernama @Miduk17.

"Pak @mohmahfudmd @DivisiHumas_Polri mengapa konvoi ini dibiarkan? Bukankah negara ini sudah sepakat jika Khilafah adalah TERLARANG?," tulis akun @Miduk17.

Polda Metro Jaya pun mengaku akan turun tangan dan mengusut video yang diduga terjadi di Jakarta Timur itu. "Jadi Polda Metro Jaya tentunya akan mendalami video tersebut karena kita sudah mendapat data itu terjadi di daerah Jakarta Timur," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E Zulpan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin 30 Mei 2022.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar