Kader Posyandu dan KPM Jadi Ujung Tombak Pembangunan Manusia, Berikut Pesan Wakil Bupati Tasikmalaya

Kamis, 16 Juni 2022 15:24 WIB

Share
Kader Posyandu dan KPM Jadi Ujung Tombak Pembangunan Manusia, Berikut Pesan Wakil Bupati Tasikmalaya
Wakil Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin meninjau kegiatan di Desa Mangunreja. (foto: Kris)

TASIKMALAYA, JABAR. POSKOTA.CO.ID - Wakil Bupati (Wabup) Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin menyebutkan bahwa seorang kader Posyandu dan Kader Pembangunan Manusia (KPM) di desa dan kelurahan sebagai ujung tombak pembangunan manusia di Kabupaten Tasikmalaya.

Hal ini disampaikan Wabup ketika memberikan sambutan dalam acara Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu dan KPM di Desa Mangunreja Kabupaten Tasikmalaya, yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa, Perlindungan Perempuan dan Anak (Dinsos PMD-P2A), Kamis (16/6/2022).

"Saya melihat bukan hanya terkait dengan masalah kesehatan, tapi masalah yang lainnya juga, para kader ini langsung (terjun ke masyarakat), dan biasanya kader posyandu juga (merangkap jadi) kader PKK," ujar Wabup.

Ia mengatakan, yang dikerjakan oleh para kader ini bukan hanya satu sektor saja, melainkan meliputi seluruh sektor khususnya 10 program yang ada di PKK.

"Dari mulai ideologi, kesehatan, pendidikan ada disitu semua, koperasi semuanya ada. Jadi kalau misalnya (Dinsos PMD-P2A) teu aya perhatian nana teungteuingeun, sebab semua program itu mengalir (ke pembangunan manusia) mau dari dinas manapun," katanya.

Wabup mengakui kehebatan para kader ini, bahkan dirinya juga belajar tentang makna keikhlasan, karena para kader ini biasanya tidak diberi gaji.

"Jadi ini orang-orang hebat semua, jadi memang kudu pinter, tapi teu cukup pinter "kudu bangga, artinya saya yakin saya tidak bicara keihklasan karena Ibu/bapak lebih ikhlas dari saya, jadi ketika bicara keikhlasan saya harus berguru kepada Bapak/Ibu sekalian sebagai kader PKK, kader Posyandu (dan) kader pembangunan desa," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa, Perlindungan Perempuan dan Anak, Dadan Wardana, mengungkapkan kegiatan ini mengusung tema "Peran Kader Posyandu dan Kader Pembangunan Manusia Dalam Percepatan Penurunan Stunting di Desa.

"Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan kapasitas dan pengetahuan kader Posyandu dan KPM di dalam pelaksanaan konvergensi stunting di desa-desanya," paparnya. (Kris)***

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar