Setelah Dua Tahun Pandemi, Acara Pelepasan Siswa Kelas XII Berlangsung Meriah, Dihadiri Wabup Tasikmalaya

Kamis, 16 Juni 2022 22:04 WIB

Share
Setelah Dua Tahun Pandemi, Acara Pelepasan Siswa Kelas XII Berlangsung Meriah, Dihadiri Wabup Tasikmalaya
Wakil Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin menyampaikan sambutan dalam pelepasan Siswa Siswi Kelas XII Pancatengah. (foto: Kris)

TASIKMALAYA, JABAR.POSKOTA.CO.ID - Wakil Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin menghadiri acara pelepasan siswa kelas XII SMK Negeri Pancatengah Kabupaten Tasikmalaya tahun pelajaran 2021/2022, di Jalan Raya Pancatengah Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (16/6/2022).

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kasat Pol PP, Camat, Ketua Komite Sekolah, serta para tamu undangan lainya.

Acara tersebut turut dimeriahkan dengan tampilan-tampilan seni dari Siswa Siswi berbakat SMK Negeri Pancatengah Kabupaten Tasikmalaya.

Wakil Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin dalam sambutannya mengaku bahagia kegiatan seperti ini dapat kembali dilaksanakan setelah 2 tahun dilakukan secara sederhana dan terbatas akibat adanya pandemi Covid 19.

"Selama 2 tahun terakhir kegiatan ini nyaris tidak bisa dilaksanakan akibat covid. Alhamdulillah tahun ini bisa kembali dilaksanakan dengan sangat meriah," ucapnya.

Wabup menuturkan bahwa sekolah yang utama bagi anak-anak adalah keluarga, maka diharapkan para orang tua untuk senantiasa mendidik dan membina anak-anaknya.

"Orang tua adalah madrasah pertama bagi anak, sementara tugas guru di sekolah meningkatkan kompetensi agar dapat mencetak generasi yang berilmu pengetahuan dan berakhlakul karimah," ujarnya.

Ia menerangkan bahwa cara mendidik anak dibagi kepada 3 tahapan yakni usia 1 sampai 7 tahun, 7 sampai 14 tahun dan 14 sampai 21 tahun, dengan pola ajar yang berbeda.

"Usia 1 sampai 7 tahun perlakukan mereka (ibaratnya) seperti 'raja' dengan lemah lembut, usia 7 sampai 14 tahun perlakukan seperti 'tawanan' agar mereka tahu mana yang benar dan yang salah, terakhir usia 14 sampai 21 tahun perlakukan mereka seperti 'sahabat'," tuturnya.

Dengan demikian diharapkan agar para orang tua dan para tenaga pengajar dapat menerapkan pola ajar tersebut untuk menciptakan generasi penerus yang lebih baik.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar