Pemkot Cimahi Awasi Masuknya Ternak dari Luar, Ini Maksudnya

Rabu, 22 Juni 2022 20:22 WIB

Share
Pemkot Cimahi Awasi Masuknya Ternak dari Luar, Ini Maksudnya
Sekda Kota Cimahi Dikdik Suratno Nugrahawan, (Tengah) didampingi Asisten II bidang Pembangunan Perekonomian dan Ekonomi, Achmad Nurtana (kiri) dan Sekretaris Dispangtan Kota Cimahi, Asnadi (kanan). (foto:Bagdja).

CIMAHI, JABAR.POSKOTA.CO.ID

Dinas Pangan dan Pertanian(Dispangtan) Kota Cimahi menggelar Rapat Koordinasi Satuan Tugas (Satgas) Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada binatang sapi, di kelurahan Cibabat Cimahi Utara, Rabu (22/6/2022).

Asisten II Bagian Pemerintahan Kota Cimahi, Achmad Nuryana yang didampingi sekretaris Dispangtan ,Asnadi, menjelaskan, sebagaimana biasanya  menjelang Hari Raya Idul Adha, hewan ternak seperti sapi, harus diperiksa  kesehatannnya dengan bahayanya penyakit mulut dan kuku (PMK).

Selanjutnya, menurut Achmad Nuryana, pada tanggal 18 Juni 2022 yang baru lalu, pihak pemerintahan Kota Cimahi, para Sekda seluruh Jawa Barat sudah dikumpulkan melalui zoom meeting oleh Sekda Provinsi, Kadis Pangtan Propinsi, terkait maraknya penyakit Mulut dan Kuku sudah mulai masuk wilayah Jawa Barat.

Karena sambung, Achmad, gejala-gejala PMK tersebut kematian buat hewan itu sendiri, "Gejala-gejalanya mulut hewan akan membengkak, dan kitapun belum tentu mau memakan dagingnya," ujar Achmad.

Namun paling utama, lanjut Achmad, bila hewan terserang Penyakit Mulut dan Kuku, merupakan kerugian secara ekonomi,

"Kalau Penyakit Mulut dan Kuku ini menyebar, secara luas kemungkinan besar kematian ternak akan banyak," imbuhnya.

Imbasnya menurut Achmad, merupakan kerugian besar bagi para peternak, "Kemudian kita juga akan mengalami kesulitan untuk mendapatkan daging ternak ataupun susu," paparnya.

Jadi saran Achmad, masyarakat harus betul-betul melakukan kegiatan atau aktivitas melalui Satgas,

"Satgas bertugas untuk menurunkan angka penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku ini, kepada ternak-ternak yang ada dalam menghadapi kurban ini," ujar Achmad.

Halaman
1 2
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar