DKP3, Polresta dan Komisi II DPRD Sidak Hewan Ternak di Sejumlah Wilayah Kota Tasikmalaya

Kamis, 23 Juni 2022 16:25 WIB

Share
DKP3, Polresta dan Komisi II DPRD Sidak Hewan Ternak di Sejumlah Wilayah Kota Tasikmalaya
Kepala Dinas DKP3 Tasikmalaya Adang Mulyana, memberikan pin ke sapi sehat di Kota Tasikmalaya. (foto: Kris)

TASIKMALAYA, JABAR.POSKOTA.CO.ID - Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, Perikanan dan Peternakan (DKP3), Polresta Tasikmalaya dan Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya melakukan sidak ke peternak di tiga wilayah, yakni Kecamatan Bungursari, Kawalu dan Mangkubumi, Kamis (22/6/2022). Hasil sidak, petugas tidak menemukan hewan ternak sapi yang terkena penyakit mulut dan kuku (PMK).

Pantauan Poskota Jabar di lokasi sidak, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kelayakan hewan kurban sapi. Kemudian hewan kurban yang layak sehat diberi tanda pin di bagian leher dan layak disembelih.

"Sapi yang kami sidak ini, sapi yang benar-benar sehat dan petugas memberikan tanda pin di kepala," ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, Perikanan dan Peternakan (DKP3) Kota Tasikmalaya, Adang Mulyana.

Menurut Adang, jika melakukan sidak ke tempat hewan kurban sapi yang terkena PMK, dikhawatirkan akan membawa virus ke sapi yang lain. "akanya kami lakukan sidak ke sapi yang benar-benar sehat," ucapnya.

"Memang di kota Tasikmalaya kami dapat laporan dari petugas lapangan yang katanya ada 100 ekor sapi terkena penyakit PMK, dan sekarang sudah mulai membaik dan dinyatakan sehat, hanya saja ada 8 ekor lagi sapi yang terkena PMK dalam penyembuhan petugas kami," katanya.

Hingga kini petugas dari dokter hewan selalu melakukan patroli ke sejumlah wilayah di Kota Tasikmalaya untuk memberikan vaksin terhadap hewan ternak sapi, serta memberikan vitamin, biar sapi pulih dari PMK tersebut.

"Kami mengimbau apabila terjadi wabah PMK ataupun ditemukam gejala PMK pada hewan ternak, mohon masyarakat segera melapor kepada kami atau Puskeswan terdekat," ucapnya.

Sementara itu, penjual hewan kurban yang berada di Jalan Swaka Kelurahan Kersamenak Cisumur Kecamatan Kawalu H Ade(62) menyebut, semua sapi yang disediakan semuanya sehat, tidak terkena penyakit mulut dan kuku.

"Karena kalau terkena penyakit, kelihatan dari sapi tersebut yakni mulut berbusa, bintik-bintik pada lidah, kakinya borok dan juga terlihat sapi tersebut lemas," tuturnya. "Kami selalu memberikan vitamin kepada sapi-sapi yang ada di sini yakni memberikan suplemen," tambahnya. (Kris)***

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar