Pohon Samida Akan Menjadi Ikon Kabupaten Garut, Ini Penjelasan Bupati

Kamis, 23 Juni 2022 16:47 WIB

Share
Pohon Samida Akan Menjadi Ikon Kabupaten Garut, Ini Penjelasan Bupati
Pohon Samida ditanam di area DPRD Kabupaten Garut. (foto: Kris)

GARUT, JABAR.POSKOTA.CO.ID - Pohon Samida akan dijadikan sebagai ikon Kabupaten Garut. Hal ini diungkapkan Bupati Garut Rudy Gunawan saat melaksanakan kegiatan penanaman pohon bersama Dewan Kebudayaan Kabupaten Garut (DKKG) di Komplek Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Kamis (23/6/2022).

"Ya, kami akan jadikan ikon Garut karena ada suatu wilayah yakni Kampung Samida yang ada di Selaawi, dan pohon Samida ini memiliki manfaat yang luar biasa sebagai simbol pohon yang dianut oleh Prabu Siliwangi," katanya.

Menurut Rudy, Garut sendiri merupakan salah satu bagian dari wilayah kekuasaan Prabu Siliwangi yang dianggap oleh orang-orang Sunda sebagai suatu simbol spiritnya orang Jawa Barat.

"Dan kami mempunyai fatsun ya terhadap Prabu Siliwangi, terhadap Prabu Kiansantang yang makamnya ada di Garut sebagai putra Prabu Siliwangi," tuturnya.

Rudy menilai, manusia dan alam mempunyai hubungan timbal balik atau hubungan mutualisme saling menguntungkan yang memerlukan banyak hal dari alam. Begitupun sebaliknya, yaitu alam, membutuhkan manusia sebagai penjaganya.

"Tapi juga lingkungan harus dijaga karena air itu tersimpan di akar-akar, jadi air itu tidak datang dengan sendirinya. Ketika ada mata air dari Cikahuripan itu pasti air itu berasal dari suatu datang yang lebih tinggi, yang disimpan ketika musim kemarau itu dikeluarkan di gurat-gurat atau jalur-jalur air," katanya.

Ia menambahkan, pohon Samida sendiri memiliki nilai ekonomis. Di Kabupaten Garut sendiri terdapat perusahaan kultur jaring yang berada di Karangtengah.

"Kami mencoba nanti lihat ada ini dibuatin kultur jaring. Pemda nanti akan menganggarkan untuk membuat dan membeli yang seperti ini ditanam di beberapa tempat, tapi harus dipulasara karena ini bukan pohon sembarangan," tuturnya. (Kris)***

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar