Persib Berharap Perempat Final Piala Presiden 2022 di Bandung dan Boleh Dihadiri Penonton

Jumat, 24 Juni 2022 06:33 WIB

Share
Persib Berharap Perempat Final Piala Presiden 2022 di Bandung dan Boleh Dihadiri Penonton
Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar. (foto:doc Aris)

BANDUNG, JABAR.POSKOTA.CO.ID

Sesuai regulasi, juara grup di turnamen pramusim Piala Presiden 2022 akan melakukan laga perempat final di kandangnya sendiri. Apakah ketentuan tersebut, masih berlaku?

Mengingat telah terjadi insiden maut di luar arena GBLA Kota Bandung saat berlangsung pertandingan Persib vs Persebaya, dan di areal dalam stadion, flare atau cerawat juga menyala.

Akibat insiden Jumat 17 Juni 2022, Venue pertandingan yang semula berlangsung di GBLA Kota Bandung dipindah ke stadion Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.

Hukuman lainnya, 2 pertandingan tersisa di grup C Piala Presiden 2022, nggak boleh dihadiri penonton. Yaitu laga, Persib vs Bhayangkara FC dan Bali United FC vs Persebaya.

General Koordinator Penyelenggara Pertandingan PT PBB, Budhi Bram mengatakan, Persib menjadi juara grup, sesuai regulasi Persib bisa menjadi tuan rumah laga perempat final.

"Apapun bisa terjadi. Biar nanti OC (organizing committee) yang menentukan," katanya kepada wartawan, Kamis 23 Juni 2022.

Budhi berharap, di laga perempat final bisa dihadiri penonton, dan Persib yang bertindak sebagai tuan rumah pertandingan. "Kami masih berharap, karena Persib adalah Bandung, dan pertandingan pun bisa dihadiri penonton, kita tidak ingin semuanya berakhir nanggung," katanya.

Semua ini tidak lain dikarenakan, Persib ingin menjadi juara turnamen pramusim bertajuk Piala Presiden 2022. Bila keinginan itu bisa terkabul, ungkap Budhi, Persib berjanji akan ada evaluasi besar-besaran di tubuh panitia pelaksana pertandingan.

"Yang pasti, kita akan ada evaluasi besar-besaran. Kita bakal ada perombakan baik itu di struktur organisasi. Biar nanti, manajemen yang putuskan," terangnya.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar