Anggota DPRD Kota Bandung Klarifikasi Geger Titip Menitip Siswa SMKN di PPDB 2022/2023

Sabtu, 25 Juni 2022 19:27 WIB

Share
Anggota DPRD Kota Bandung Klarifikasi Geger Titip Menitip Siswa SMKN di PPDB 2022/2023
Anggota Komisi D DPRD Kota Bandung H. Erwin, S.E beberapa waktu lalu. (laman dprd kota bandung).

BANDUNG, JABAR.POSKOTA.CO.ID - Dunia maya digegerkan dengan beredarnya surat dari seorang anggota dewan, lengkap dengan kop surat DPRD Kota Bandung, yang diduga terkait praktek titip menitip calon peserta didik baru.

Terlebih, di dunia nyata, saat ini, tengah berlangsung proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2022/2023 untuk tingkat SMA/SMK.

Dugaan itu merebak karena di dalam surat itu disebutkan, daftar siswa yang diduga akan dititipkan ke sejumlah SMKN di Kota Bandung.

Surat bernomor, 2029/R-A.DPRD/VI/2022 ditandatangani anggota Komisi D DPRD Kota Bandung, H Erwin, SE. Ditujukan kepada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Perihal dalam surat itu, aspirasi masyarakat.

"Maka berdasarkan hal di atas, mohon kiranya Yth. Bapak Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, dapat memberikan kebijakan dan menerima siswa tersebut," bunyi surat tersebut.

Netizen langsung bereaksi menanggapi surat itu. Mereka menilai, surat itu menjadi bukti terjadinya praktik titip menitip peserta didik. Terlebih dilakukan oleh seorang wakil rakyat.

H Erwin, anggota dewan yang bertandatangan di surat berkop DPRD Kota Bandung mengakui dirinya memang membuat surat dan menandatangani surat yang ditujukan kepada Disdik Jabar itu.

H Erwin menjelaskan surat itu adalah aspirasi warga Kota Bandung.

"Benar bahwa surat dimaksud dibuat, ditandatangani dan dikirimkan saya dalam kapasitas sebagai anggota DPRD Kota Bandung, dengan maksud dan tujuan meneruskan atau menyampaikan aspirasi dari warga masyarakat Kota Bandung," katanya lewat surat terbuka yang ditujukan kepada jabar.poskota.co.id, Sabtu 25 Juni 2022.

Dalam surat itu, H Erwin sekaligus membantah jika dikatakan surat aspirasi itu merupakan bentuk intervensi kepada Disdik Jabar.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar