Hujan Masih Mengguyur, Warga Cimahi Diminta Tetap Waspada Bencana Alam

Sabtu, 25 Juni 2022 12:48 WIB

Share
Hujan Masih Mengguyur, Warga Cimahi Diminta Tetap Waspada Bencana Alam
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi, Asep Bachtiar. (foto:doc Bagdja)

CIMAHI, JABAR.POSKOTA.CO.ID

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi, Asep Bachtiar menjelaskan, sampai akhir bulan Juni, intensitas hujan masih cukup tinggi.

"Kami meminta masyarakat Kota Cimahi untuk tetap waspada dengan potensi bencana alam yang diakibatkan karena hujan deras," kata Asep Bachtiar saat di =hubungi via telepon selulernya, Sabtu (25/6/2022).

Menurut Asep Bachtiar, pihaknya tetap melakukan antisipasi dengan berbagai potensi bencana yang diakibatkan  cuaca saat ini.

"Tapi walaupun posisinya masih musim hujan, kita tetap melakukan mitigasi. Kita juga pastikan logistik kebencanaan aman," imbuh Asep.

Selanjutnya menurut Prakiraan Stasiun Geofisika Bandung, Muhamad Iid Mujtahiddin, dilihat dari prakiraan cuaca,  Jawa Barat ini sudah masuk periode kemarau jatuh pada bulan Juni ini, dan puncak hujannya seharusnya sudah terlewati, dan setiap daerah berbeda-beda pula.

"Tapi ada beberapa pergeseran, ada gangguan secara lokal maupun global," tukas Iid.

Iid pun menjelaskan, dikarenakan permukaan suhu laut yang relatif hangat. Jadi  berpengaruh terhadap potensi hujan yang kerap mengguyur wilayah Jawa Barat termasuk di Bandung Raya.

Sedangkan penyebab globalnya adalah faktor fenomena La Nina. Yakni fenomena alam yang menyebabkan udara terasa lebih dingin atau mengalami curah hujan yang lebih tinggi.

La Nina menjadi salah satu faktor yang menyebabkan musim hujan. "Kemudian secara globalnya ada gangguan La Nina walapun sekarang mendekati titik lemah. Kondisinya mirip dengan tahun kemarin  tapi sedikit lebih banyak (lama) hujannya daripada tahun kemarin karena ada gangguan La Nina," terang Iid.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar