Sekitar 145 Warga Bantarkalong Keracunan Setelah Menyantap Nasi Bungkus Dari Acara Hajatan, Ini Kronologisnya

Minggu, 26 Juni 2022 10:29 WIB

Share
Sekitar 145 Warga Bantarkalong Keracunan Setelah Menyantap Nasi Bungkus Dari Acara Hajatan, Ini Kronologisnya
Warga berduyun-duyun mengantar keluarganya yang mengalami keracunan ke Puskesmas Bantarkalong. (foto: Kris)

TASIKMALAYA, JABAR.POSKOTA.CO.ID - Sekitar 145 warga Kampung Kendaljaya, Kedusunan Lengkongsari, Desa Sirnagalih, Kecamatan Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya, mengalami keracunan, setelah menyantap nasi bungkus dari acara hajatan pernikahan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, warga yang mengalami gejala keracunan mulai berdatangan ke Puskesmas Bantarkalong sejak Sabtu (25/6/2022) malam hingga Minggu (26/6/2022) pagi. Mereka mengalami keluhan yang sama setelah menyantap nasi bungkus.

Kepala Seksi Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tasikmalaya Dedi mengatakan korban keracunan mulai bertambah Minggu dini hari hingga pagi. "Jumlah korban keracunan massal sekarang tercatat ada total 145 orang, korban dengan gejala ringan 129 orang, gejala sedang 14 orang dan dalam perawatan intensif dari rumah sakit 4 orang," katanya.

Menurut Dedi, warga yang mengalami keracunan merasakan hal yang sama yakni pusing, mual dan diare terus-terusan setelah menyantap nasi kotak yang dibagikan panitia dalam kegiatan hajatan pernikahan di Kampung Kendaljaya, Kedusunan Lengkongsari.

Sebelumnya panitia hajatan pernikahan mengundang ratusan orang yang tersebar di Desa Simpang, Desa Hegarwangi dan Desa Sirnagalih, Kecamatan Bantarkalong.

Para korban mulai merasakan mual, muntah, pusing dan diare setelah membawa nasi kotak dari acara hajatan. Mereka kini dirawat di Puskesmas Bantarkalong dan rumah sakit umum SMC.

Salah satu korban Ai (34) menuturkan dirinya mendapat undangan dari panitia keluarga hajatan pernikahan. "Yang punya hajat mau melangsungkan pernikahan pada hari ini Minggu," katanya.

"Setelah saya hadir, saya dikasih nasi kotak dan saya bawa nasi kotak itu untuk dimakan. Hampir beberapa menit setelah dimakan saya merasakan mual dan ingin muntah," tuturnya.

"Saya kira saya aja yang merasakan hal seperti ini, tapi tetangga sekitar juga ikut merasakan hal yang sama, lalu saya dibawa ke puskesmas," tuturnya.

Sebelumnya, Kapolsek Bantarkalong Polres Tasikmalaya, Iptu Mugiono membenarkan bahwa anggotanya mendapat laporan dari puskesmas adanya puluhan orang mendapat perawatan intensif. Diduga mereka mengalami keracunan massal di sebuah hajatan pernikahan di Kampung Kendaljaya, Kedusunan Lengkongsari.

Halaman

Komentar ditutup untuk berita ini.