Soal Kasus Dugaan Pungli PPDB di SMKN 5 Bandung, Kadisdik Jabar Tegaskan Ini

Minggu, 26 Juni 2022 01:14 WIB

Share
Soal Kasus Dugaan Pungli PPDB di SMKN 5 Bandung, Kadisdik Jabar Tegaskan Ini
Kadisdik Jabar Dedi Supandi. (laman Disdik Jabar).

BANDUNG, JABAR.POSKOTA.CO.ID - Dinas Pendidikan Jawa Barat (Disdik Jabar) angkat bicara menyikapi kasus dugaan pungutan liar (pungli) PPDB 2022/2023 yang terjadi di SMKN 5, Bojongkoneng, Sukapada, Kota Bandung.

Kadisdik Jabar Dedi Supandi mengatakan kasus yang terjadi di SMKN 5 Kota Bandung itu telah mencoreng dunia pendidikan di Jawa Barat.

Dedi menjelaskan, kasus yang dibongkar Tim Sapu Bersih Pungutan Liar Jawa Barat itu, merupakan hasil kerja sama yang dibangun Disdik Jabar dan Tim Saber Pungli Jabar.

Tindakan tegas yang telah dilakukan Tim Saber Pungli Jabar bertujuan untuk mewujudkan PPDB 2022/2023 yang seadil-adilnya. "Saya tegaskan, jangan ada oknum yang berani bermain pada PPDB 2022 di Jabar," tegasnya, Sabtu 25 Juni 2022.

Demi terwujudnya PPDB 2022/2023 di Jabar yang seadil-adilnya, Dedi mengajak seluruh pihak, termasuk masyarakat agar tidak segan-segan melapor jika menemukan praktik pungli.

"Kepada sekolah, instansi pendidikan atau masyarakat jangan segan untuk segera melaporkan jika menemukan pungli, khususnya pada PPDB 2022 ini," pintanya.

Dedi juga mengatakan, Disdik Jabar sejak jauh-jauh hari, telah bekerja sama dengan Tim Saber Pungli Jabar untuk menyikapi konflik pada PPDB, salah satunya memberikan pembinaan terhadap seluruh kepala sekolah SMA, SMK dan SLB baik negeri maupun swasta.

"Jadi kejadian itu (penindakan di SMKN 5 Bandung) merupakan tindak lanjut kerja sama yang dilakukan Disdik Jabar dengan Tim Saber Pungli untuk mencegah segala bentuk pungutan liar," pungkasnya. (Aris)***

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar