Sopir Bus Maut Ditetapkan Sebagai Tersangka, Lalai Mengemudi dan Terancam Hukuman 12 Tahun Penjara

Senin, 27 Juni 2022 16:20 WIB

Share
Sopir Bus Maut Ditetapkan Sebagai Tersangka, Lalai Mengemudi dan Terancam Hukuman 12 Tahun Penjara
Bangkai bus yang jatuh ke jurang di Rajapolah, diamankan di Mapolsek Rajapolah. (foto: Kris)

TASIKMALAYA, JABAR.POSKOTA.CO.ID - Polresta Tasikmalaya telah menetapkan status sopir bus maut, Dedi Kurnia Ilahi (42), menjadi tersangka akibat kelalaiannya saat mengemudi. Penetapan status tersangka itu berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyidikan.

Seperti diketahui, Bus Pariwisata bernopol B 7701 TGA itu jatuh ke jurang di Jalan Raya Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya Sabtu (25/6/2022) dan menyebabkan empat orang meninggal dunia dan puluhan penumpang lainnya terluka. Semula bus rombongan itu akan menuju Pantai Pangandaran.

"Sopir menjalankan kendaraannya pada saat membawa rombongan SDN Sayang, dan mengalami kecelakaan di Kampung Cirende Desa Manggungsari Kecamatan Rajapolah, kita sudah tetapkan sebagai tersangka," ujar Kapolresta Tasikmalaya AKBP Aszhari Kurniawan, Senin (27/06/22).

Sopir bus telah menjalani pemeriksaan dari penyidik Kepolisian. Tersangka dikenakan Pasal 311 Undang-Undang Lalu Lintas Angkutan Jalan Raya Nomor 22 tahun 2009 dengan ancaman hukuman kurang lebih 12 tahun penjara. Karena dianggap mengemudikan kendaraan bermotor dengan cara atau keadaan yang membahayakan bagi nyawa atau barang yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia.

"Karena sopirnya sudah mengetahui kondisinya sedang mengantuk. Tapi tetap memaksakaan mengemudikan kendaraan tersebut," terangnya.

Kepala Urusan Pembinaan dan Operasi (KBO) Satlantas Polres Tasikmalaya Kota, Iptu Soni Alamsyah SH menambahkan, sopir bus kini sudah diamankan di Mapolres Tasikmalaya Kota.

"Sudah ditetapkan sebagai tersangka. Pengakuan sopir sudah jelas, saat diperiksa penyidik dan mengakui dalam keadaan mengantuk. Jadi tak konsentrasi sehingga tak dapat mengendalikan kendaraan hingga masuk ke jurang," pungkasnya. (Kris)***

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar