Kabupaten Tasikmalaya Resmi Miliki Gedung Command Center, Ini Tujuannya

Kamis, 30 Juni 2022 14:56 WIB

Share
Kabupaten Tasikmalaya Resmi Miliki Gedung Command Center, Ini Tujuannya
Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto dan unsur pimpinan daerah dalam peresmian Gedung Command Center. (foto: Kris)

TASIKMALAYA, JABAR.POSKOTA.CO.ID - Gedung Command Center di Kabupaten Tasikmalaya diresmikan, Kamis (30/6/2022). Gedung ini dibangun dengan biaya Rp 5 miliar yang berasal dari anggaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto mengatakan, keberadaan Command Center ini untuk memudahkan evaluasi semua program karena bisa diakses dalam satu komando data.

"Kehadiran Command Center ini untuk memudahkan kepala daerah dalam mengevaluasi dan mengendalikan semua program-program dan pengambilan keputusan dengan sajian data-data yang up to date," katanya.

Menurut bupati, gedung tersebut dibangun agar tercipta sinergitas antara pemerintah kabupaten dan kota dengan pemerintah provinsi Jawa Barat, untuk mencapai Jabar Satu Data.

"Masyarakat bisa memanfaatkan dengan seluas-luasnya. Setiap orang bisa memanfaatkan. Termasuk dinas-dinas bisa mengintegrasikan websitenya ke akun dinas di Command Center ini," ungkap Ade.

"Command Center ini bisa dimanfaatkan semua pihak. Kita baru meresmikan saja, dan baru sedikit dinas yang sudah terintegrasi, kalau akun-akunnya sudah dibuatkan," tambah Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan dan Komunikasi Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Tasikmalaya Aam Muharam mengatakan, anggaran pembangunan Command Center bersumber dari anggaran Provinsi Jawa Barat sebesar Rp 5 miliar.

Anggaran tersebut, menurut dia, biaya untuk pembangunan gedung command center sendiri yakni Rp 1.638.000.000. Kemudian pelaksanaan pengawasan pembangunan Gedung Command Center Rp 50.000.000 dan pengadaan perangkat dan peralatan di Command Center Rp 3.312.000.000.

Dia berharap kerjasama dan dukungan dari bupati serta semua dinas, agar operasional berjalan sesuai harapan. "Semoga keberadaannya mampu mewujudkan suatu sistem informasi pemerintahan berbasis elektronik untuk pengelolaan dan tata kota yang smart city," tuturnya. (Kris)***

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar