Ribuan Guru Honorer Lakukan Aksi Unjuk Rasa di Kabupaten Tasikmalaya, Ini Tuntutannya

Kamis, 30 Juni 2022 15:44 WIB

Share
Ribuan Guru Honorer Lakukan Aksi Unjuk Rasa di Kabupaten Tasikmalaya, Ini Tuntutannya
Ribuan guru honorer lakukan aksi unjukrasa depan kantor Bupati Tasikmalaya. (foto: Kris)

TASIKMALAYA, JABAR.POSKOTA.CO.ID - Ribuan guru honorer di Kabupaten Tasikmalaya melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Tasikmalaya, Kamis (30/6/2022). Mereka menuntut kejelasan nasib guru honorer ke depan.

Pantauan Poskota Jabar di lokasi, sebelum melakukan orasi massa yang berjumlah ribuan orang itu sempat menunaikan sholat sunat duha di halaman kantor Bupati. Setelah itu mereka berdoa bersama dan menuntut pemerintah untuk peduli kepada guru honorer yang jumlahnya hampir ribuan di Kabupaten Tasikmalaya.

Ketua Forum Guru Honorer dan Tenaga Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya, Tete Suherman, menyebutkan bahwa formasi untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kabupaten Tasikmalaya hanya  diberi 100 orang, ditambah sisa formasi hanya 86 orang.

"Kami meminta pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menyediakan formasi sampai 5.000 formasi bagi guru honorer, optimalisasi formasi PPPK untuk tenaga guru tahun 2022," katanya.

Mereka menuntut agar pengajuan formasi guru honorer dari Kabupaten Tasikmalaya sebanyak 5.000 orang. Jika tidak dipenuhi, para guru honorer terpaksa akan mogok mengajar pada tahun ajaran baru nanti.

"Kami akan mogok massal mengajar pas tahun ajaran baru nanti jika 8 Juli 2022 pengajuan formasi tidak dikabulkan Bupati Tasikmalaya," ujar Tete menegaskan.

Pihaknya, tutur dia, menuntut optimalisasi formasi PPPK untuk 5.000 guru honorer masuk kategori 2, lulus passing grade, tiga tahun masuk daftar Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan mempunyai Sertifikat Pendidik (Serdik).

"Kami meminta pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menyediakan formasi 5.000 formasi bagi guru honorer. Optimalisasi formasi untuk PPPK untuk tenaga guru tahun 2022," tuturnya. (Kris)***

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar