Kawasan Terpadu Nusantara (KTN) Harumansari Diresmikan, Ini Tujuannya Menurut Wabup Garut

Minggu, 3 Juli 2022 14:50 WIB

Share
Kawasan Terpadu Nusantara (KTN) Harumansari Diresmikan, Ini Tujuannya Menurut Wabup Garut
Wakil Bupati Garut Helmi Budiman. (foto: Humas)

GARUT, JABAR.POSKOTA.CO.ID - Kawasan Terpadu Nusantara (KTN) Harumansari diresmikan di Desa Harumansari, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Minggu (3/7/2022).

Peresmian dilakukan langsung Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol. Boy Rafli Amar yang juga dihadiri oleh Wakil Bupati Garut Helmi Budiman, perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan tokoh masyarakat.

Wabup Garut mengatakan KTN Harumansari merupakan tempat kebanggaan bagi masyarakat Garut. Ia berterimakasih kepada seluruh pihak terutama kepada BNPT yang berinisiasi membangun KTN Harumansari.

"Sekali lagi kami sangat bangga, sangat bahagia karena Bapak Jenderal Pak Kepala BNPT sudah menjadikan tempat ini sebagai tempat Kawasan Terpadu Nusantara, terimakasih Pak Jenderal," ucap Helmi.

Selain menjadi tempat kebanggaan, menurut Wabup, Harumansari juga memiliki nilai sejarah dimana di lereng Harumansari ini terdapat makam wali yaitu Syekh Ja'far Sidiq yang merupakan salah satu penyebar agama Islam di Kabupaten Garut.

"Mudah-mudahan dengan dijadikannya Kawasan Terpadu Nusantara tempat ini menjadi lebih berkah, dan juga lebih aman dan nyaman," tuturnya.

Ia menambahkan, KTN Harumansari juga merupakan suatu kawasan pertumbuhan ekonomi baru di Kabupaten Garut. Dengan adanya KTN ini membuat akses di 3 kecamatan menjadi lebih mudah dan lebih cepat.

"Tentu ini adalah sebagai pusat pertumbuhan baru yang sangat kita harapkan, karena negara ini butuh perhatian kita semua, kerja keras kita semua untuk membangkitkan ekonomi," katanya.

Wabup berharap, dengan diresmikannya KTN Harumansari ini, lingkungan masyarakat dapat menjadi lebih tentram dan tidak akan ada lagi paham radikalisme, terorisme maupun intoleransi di Kabupaten Garut.

"Tentu kita wajib menjaganya agar negara ini tetap memberikan perlindungan kepada kita dan kenyamanan kepada kita sehingga kita bisa dengan nyaman membangun NKRI," ujarnya.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar