Timnas Indonesia U19 Gagal Raih Kemenangan, Harus Puas dengan Hasil Kacamata

Minggu, 3 Juli 2022 06:52 WIB

Share
Timnas Indonesia U19 Gagal Raih Kemenangan, Harus Puas dengan Hasil Kacamata
Pemain Timnas Indonesia U19 Ronaldo Kwateh, Hokky Caraka (foto:pssi)

BEKASI.JABAR.POSKOTA.CO.ID

Timnas Indonesia U19 menjamu Vietnam di fase Grup A Piala AFF U-19 2022 yang digelar di Stadion Patriot, Bekasi, Sabtu 2 Juli 2022. Dilaga perdananya ini, Timnas Indonesia U19 gagal raih kemenangan. Harus puas dengan hasil imbang 0-0. Poinnya, satu.

Akibatnya, Indonesia dan Vietnam hanya bisa bertengger di posisi ketiga dan keempat. Ketinggalan dua angka dari Thailand dan Myanmar, yang duduk di puncak klasemen sementara dan runner up klasemen sementara grup A.

Semua itu dikarenakan, Thailand bisa kalahkan Filipina 1-0. Sedangkan Myanmar pesta gol 7-0 saat jumpa Brunei Darussalam. Lusa, Senin 4 Juli 2022, giliran Timnas Indonesia yang harus berhadapan dengan Brunei Darussalam.

Di awal babak pertama, Garuda Muda langsung tancap gas, ambil inisiatif menyerang. Namun, saat mendekati daerah pertahanan Vietnam, umpannya nggak akurat.

Gegara serangannya, tumpul. Garuda Muda mengalami kesulitan, untuk menciptakan serangan berbahaya, yang bisa berbuah gol.

Sementara lawannya, Vietnam setiap kali menguasai bola, coba bermain sabar. Kondisi itu acap membuat Garuda Muda gregetan, beberapa kali melakukan pelanggaran. Di menit ke-27, Timnas Indonesia sebetulnya punya peluang menciptakan gol.

Umpan terarah Alfriyanto Nico ke Hokky Cakra yang tengah berdiri di depan gawang Vietnam, tiba-tiba langsung dipotong Cao Van Binh.

Selain itu, tendangan jarak jauh, Arkhan Fikri yang tepat mengarah ke gawang lawan. Ternyata membentur pemain Vietnam, akibatnya bolanya mental, dan bisa ditangkap kiper Cao Van Binh.

Setelah itu, Alfriyanto Nico kembali coba membongkar lini pertahanan Vietnam dari sisi kanan, lagi-lagi serangannya gagal, sepakannya terlalu datar, bola dengan mudah bisa ditangkap Van Binh.

Disela serangan-serangan mematikan Garuda Muda, Vietnam hampir saja bisa mencuri gol pada menit ke-43. Kejadiannya bermula dari skema sepak pojok, Nguyen Dinh Bac, yang menusuk ke arah kotak penalti, sampai akhirnya bola pun dilesakkan.

Saat Cahya Supriadi, gagal menjangkau bola. Mistar melakukan tindakan penyelamatan, bola membentur gawang. Skor 0-0 tak berubah hingga turun minum.

Di awal babak kedua, saat kapten timnas Indonesia U19 Muhammad Ferrari ditarik keluar lapangan, akibat cidera. Vietnam dapat peluang untuk menekan Indonesia.

Nguen Quoc Viet mendapat umpan tarik dari rekannya, tiba-tiba bisa berdiri bebas di depan gawang Indonesia. Cahya Supriadi melakukan tindak penyelamatan.

Hasilnya Cahya Supriadi memang jempolan, mampu menggagalkan ancaman the golden stars. Dia cepat keluar dan dengan mudahnya bisa menutup sepakan Quoc Viet.

Di menit ke-66, skuad Garuda Muda kembali mencoba memecah kebuntuan. Marselino yang mendapat umpan datar dari Hokky bergerak lincah, di tepi kotak penalti dia coba melepaskan tembakan terukur.

Namun tendangan Marselino masih belum bisa menciptakan gol, sepakkannya membentur mistar gawang. Di menit ke-73, Marselino kembali melakukan serangan mematikan ke gawang Van Binh. Dia menusuk ke jantung lawan, agar bisa mendapatkan ruang tembak yang baik.

Sayang, tendangan yang dilesakkan dari sudut kotak penalti,a masih lemah, Van  Binh dengan mudah bisa mematahkan serangannya.

Walau demikian, pergerakan Marselino di lapangan rumput tetap jempolan, serangannya bisa membuat lini pertahanan Vietnam kocar kacir. Di menit ke-89, giliran Ronaldo yang pamer aksi individu. Beberapa skuad Vietnam memang bisa terkecoh, tetapi tidak untuk Van Binh. Skor 0-0 tetap bertahan, sampai peluit tanda berakhirnya pertandingan ditiup wasit. (Aris)

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar