Beberapa Rumah Terdampak Banjir Harus Direlokasi, Ini Penjelasan Wabup Garut

Kamis, 21 Juli 2022 19:02 WIB

Share
Beberapa Rumah Terdampak Banjir Harus Direlokasi, Ini Penjelasan Wabup Garut
Wakil Bupati Garut Helmi Budiman melakukan monitoring ke rumah warga terdampak banjir/ (Kris)

GARUT, JABAR. POSKOTA.CO.ID - Wakil Bupati Garut Helmi Budiman melakukan monitoring penanganan pasca banjir di Kampung Muara Sanding, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Kamis (21/7/2022). Kunjungannya ini dalam rangka evaluasi penanganan banjir, salah satunya yakni penanganan pasca banjir.

"Ternyata memang masih ada dan masih banyak yang bolong-bolong yang harus kita selesaikan ya, salah satunya adalah tadi ternyata material-material yang masih menumpuk," ujarnya

"Pembersihan materil dan penyemprotan terhadap rumah-rumah terdampak banjir akan diselesaikan hari ini untuk pengangkatan material banjir, dan penyemprotan pembersihan," tuturnya.

Sementara itu, terkait dana kerohiman yang akan diberikan kepada masyarakat terdampak banjir, Helmi menyebutkan saat ini pihaknya masih melakukan pendataan. "Saya meminta kepada aparat setempat untuk mempercepat pendataan maksimal 7 hari kedepan telah selesai," katanya.

Selain itu, Wabup berterimakasih kepada warga yang secara mandiri telah membuat jembatan darurat. Ia menegaskan, pihaknya akan menindaklanjuti terkait pembangunan yang diperlukan setelah pasca bencana.

"Saya kira di situ juga tadi saluran irigasi sudah mulai roboh ya, saluran-saluran irigasi, ini juga harus dilakukan perbaikan-perbaikan, kalau tidak akan ada longsor di sekitar itu," ucapnya.

Terakhir, ia memaparkan bahwa setelah tinjauannya di lapangan, terdapat beberapa rumah yang harus direlokasi, karena tidak mungkin dilakukan pembangunan Bronjong karena akan mempersempit aliran air.

"Harus direlokasi terutama daerah Dayeuhandap, daerah tadi Paminggir juga, Balaikambang, di situ saya lihat harus direlokasi, karena nggak bisa lagi ya, nggak bisa misalkan di sana kita lakukan perbaikan saluran sungai karena sudah menyempit sungainya," tandasnya.(Kris)***

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar