Gubernur Jawa Barat Instruksikan Segera Bangun Kembali Jembatan Rusak Terdampak Banjir Bandang di Garut

Kamis, 21 Juli 2022 18:42 WIB

Share
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyapa warga yang terkena dampak banjir bandang di Garut. (Kris)
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyapa warga yang terkena dampak banjir bandang di Garut. (Kris)

GARUT, JABAR.POSKOTA.CO.ID - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meninjau lokasi terdampak banjir bandang di Kabupaten Garut, Kamis (21/7/2022).

Dalam kesempatan itu, Gubernur menginstruksikan segera dibangun kembali jembatan yang rusak akibat diterjang banjir bandang. Seperti diketahui, banjir bandang telah merusak rumah dan fasilitas umum, diantaranya 43 titik jembatan.

"Kami ingin kembali bangun fasilitas tersebut, karena Jembatan Rawayan di Desa Sukasenang, Kecamatan Banyuresmi ini menghubungkan dua kecamatan di Kabupaten Garut. Jembatan ini roboh akibat diterjang derasnya air luapan Sungai Cimanuk," tuturnya.

Gubernur mengatakan hal itu saat rombongan mengunjungi lokasi Jembatan Rawayan yang menghubungkan Kecamatan Karangpawitan dan Banyuresmi.

Selain Rawayan, Jembatan Tegal Kalapa sepanjang 60 meter juga menjadi perhatian karena rusak parah diterjang derasnya air bandang akibat hujan deras yang menguyur Kabupaten Garut.

Dalam kunjungan itu, Kang Emil, sapaan akrab Gubernur Jabar, menyeberangi sungai menggunakan perahu karet yang telah disiapkan di lokasi oleh petugas gabungan dari TNI, Polri, dan relawan agar warga dan pelajar bisa menyebrang menggunakan perahu karet.

"Dalam tiga hari ke depan di lokasi ini kita akan bangun jembatan sementara dengan ketinggian kurang lebih 2 meter ke posisi semula," katanya.

Tidak hanya Jembatan Rawayan saja yang akan dibangun, tapi 43 jembatan di Garut yang rusak akibat banjir bandang juga akan dibangun kembali. Pemkab Garut dan Pemprov Jabar berupaya agar pembangunan jembatan yang rusak dilakukan serentak.

"Jika kita mengerjakan satu-satu, akan memakan lama, jadi 43 titik jembatan yang rusak akibat banjir. Pemprov Jabar akan membantu membangun jembatan sementara. Dalam empat hari selesai jembatan sementara," ungkapnya.

Untuk sementara, terang Gubernur Jabar, Forkopimda dan relawan ditugaskan untuk melakukan penyeberangan warga dan anak-anak menggunakan perahu karet. Karena aktifitas warga disini sangat terganggu akibat robohnya jembatan akibat bencana banjir bandang.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar