Kabupaten Garut Menjadi Tuan Rumah Porsadin ke-6 Tingkat Jabar Tahun 2022, Ini Harapan Wakil Bupati

Sabtu, 30 Juli 2022 18:28 WIB

Share
Kabupaten Garut Menjadi Tuan Rumah Porsadin ke-6 Tingkat Jabar Tahun 2022, Ini Harapan Wakil Bupati
Kabupaten Garut menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) ke-6 Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2022. (foto: Kris)

GARUT, JABAR.POSKOTA.CO.ID - Kabupaten Garut menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) ke-6 Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2022.

Prosesi seremoni Pembukaan Porsadin ke-6 ini berlangsung meriah di Alun-Alun Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Sabtu (30/7/2022).

Wakil Bupati Garut Helmi Budiman dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh kafilah Porsadin ke-6 tingkat Jabar. Ditunjuknya Kabupaten Garut sebagai tuan rumah penyelenggaraan Porsadin oleh Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Provinsi Jawa Barat, merupakan sebuah kebanggaan bagi pihaknya maupun masyarakat Garut.

"Meskipun kegiatan ini bukanlah yang pertama, namun demikian tetap memberikan makna yang mendalam bagi kami unsur pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Garut. Atas hal tersebut tentunya pemerintah daerah menyambut dengan rasa bahagia dan kebanggaan, teriring harapan agar Pekan Olahraga dan Seni Diniyah ke-6 tingkat Provinsi Jawa Barat dapat berjalan dengan baik hingga akhir kegiatan," ujarnya.

Wabup menjelaskan setidaknya ada tiga dampak positif yang pihaknya dapatkan dari penyelenggaraan Porsadin ini.

Pertama, menurut Wabup Garut, kegiatan ini menjadi sebuah sarana untuk menunjukkan peran diniyah sebagai bagian dari lembaga pendidikan, yang tidak hanya memiliki aspek kognitif terkait pengetahuan agama, akan tetapi juga memiliki kecakapan lainnya, khususnya pada aspek keterampilan pada bidang olahraga dan seni.

Kemudian kedua, tambah Helmi, melalui kegiatan ini bisa dijadikan sebagai sarana untuk bertukar informasi, pengetahuan, dan wawasan antara pengurus FKDT dalam rangka pengembangan kapasitas dan peran madrasah.

"Yang ketiga tentunya adalah mudah-mudahan ini berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Garut, dan juga pertumbuhan ekonomi Jawa Barat. Kita terutama masyarakat Garut, merasakan bagaimana sekarang dampak setelah kita ditimpa pandemi Covid-19 yang cukup panjang, tentu acara ini merupakan sebuah harapan membangkitkan ekonomi daerah," ucapnya.

Ia mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Garut secara berkelanjutan terus memberikan dukungan dalam peningkatan peran diniyah, termasuk memberikan dukungan terhadap FKDT Kabupaten Garut.

"Secara keseluruhan jumlah madrasah diniyah di kabupaten Garut adalah sebanyak 1.736, dengan dukungan 8.532 guru, dan jumlah peserta didik sebanyak 86.742 santri," ungkapnya.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar