Akses Jalan Hubungkan Dua Kecamatan di Garut Selatan Dibangun, Ini Kata Bupati Saat Memasuki Hutan Kulawung

Sabtu, 6 Agustus 2022 22:35 WIB

Share
Akses Jalan Hubungkan Dua Kecamatan di Garut Selatan Dibangun, Ini Kata Bupati Saat Memasuki Hutan Kulawung
Bupati Garut, Rudy Gunawan memasuki Hutan Kulawung yang berlokasi di perbatasan antara Kecamatan Cibalong dan Kecamatan Cisompet Kabupaten Garut. (foto: Kris)

GARUT, JABAR.POSKOTA.CO.ID - Selain melakukan monitoring pembangunan jembatan, Bupati Garut Rudy Gunawan melakukan kunjungan ke wilayah Garut Selatan, salah satunya Hutan Kulawung di perbatasan antara Kecamatan Cibalong dan Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, Sabtu(6/8/2022).

Bupati menyebutkan, pihaknya telah membuatkan jalan untuk akses masyarakat di dua Kecamatan ini untuk dipergunakan, jalan tersebut terbangun sepanjang 16 km.

Rudy menjelaskan, dahulu masyarakat di Kecamatan Cibalong menjadikan hutan ini sebagai hutan larangan, sehingga tidak ada orang yang berani masuk ke dalam hutan yang disebut Leuwung Kulawung ini.

"Semuanya takhayul, katanya tidak akan mungkin Bupati bisa menerobos hutan ini, awas kita jangan percaya terhadap hal-hal yang seperti itu, semua kekuasaan ada di tangan Allah SWT,” ungkapnya.

Bupati mengajak kepada seluruh masyarakat untuk tetap menjaga serta memanfaatkan alam dengan cara yang baik, sehingga hutan maupun pohon-pohonnya dapat terjaga dan terpelihara dengan baik.

"Alam adalah milik Allah, kita manusia memanfaatkan tapi dengan cara-cara yang baik. Jaga alamnya yang benar, jaga hutannya, jaga pohon-pohonnya, ya kita pelihara dengan baik, alam tidak akan apa-apa buktinya ini jalan, terobosan Kecamatan Cibalong dan Kecamatan Cisompet,” tuturnya.

Rudy juga mengungkapkan, ke depannya bersama dengan para camat, pihaknya akan melakukan kegiatan selama seminggu dua kali untuk keliling kecamatan menggunakan sepeda motor.

"Jalan rusak kita perbaiki, air-air yang mungkin dibutuhkan masyarakat kita juga sediakan. Kita 'buru' masyarakat yang punya anak stunting, kita 'buru' angka-angka kemiskinan, kita perkuat keadilan dengan program PKH (Program Keluarga Harapan) atau BPNT (Bantuan Pemerintah Non Tunai),” ucapnya. (Kris)***

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar