Balai Rehabilitasi Adhyaksa Disiapkan di Garut, Ini Harapan Bupati

Minggu, 7 Agustus 2022 18:38 WIB

Share
Balai Rehabilitasi Adhyaksa Disiapkan di Garut, Ini Harapan Bupati
Bupati Garut Rudy Gunawan saat menghadiri acara Rapat Koordinasi Pelaksanaan Balai Rehabilitasi Adhyaksa Kabupaten Garut. (foto: Kris)

GARUT, JABAR.POSKOTA.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Garut mendukung penuh apa yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Garut terkait dengan adanya Balai Rehabilitasi Adhyaksa Kabupaten Garut untuk merehabilitasi para narapidana penyalahgunaan narkoba.

"Ibu Kepala Kejaksaan Negeri akan menyambut kepada kita, hal yang berhubungan dengan itu caranya bagaimana rumah rehabilitasi bisa diwujud (kan), baik dari aspek regulasinya, manajemen sumber daya manusianya, sampai dengan penganggarannya," kata Bupati Garut Rudy Gunawan saat  menghadiri acara Rapat Koordinasi Pelaksanaan Balai Rehabilitasi Adhyaksa Kabupaten Garut yang bertempat di Ruang Rapat Sekretariat Daerah (Setda), Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Sabtu(6/8/2022).

Bupati Garut mengatakan, pihaknya sebelumnya telah membuat deklarasi yang berhubungan dengan kesiapan desa pesisir menjadi desa bersih dari narkoba (Bersinar). Ia mengaku terkejut ketika mendapatkan informasi, bahwa penyebaran narkoba bahkan sudah bisa melalui alat canggih yang melibatkan para nelayan di pesisir pantai.

"Nah oleh sebab ini adalah sesuatu hal yang harus kita lakukan secara preventif, makanya kami kemarin menggelorakan desa bersinar khusus pesisir," ucapnya.

Berkaitan hal lain, Rudy menuturkan bahwa berdasarkan data dari situs Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) RI, bahwa 64% penyebab narapidana dipenjara adalah diakibatkan oleh penyalahgunaan narkoba.

"Nah kemarin kita juga selalu mendengar ada yang namanya oh ini tidak diadili tetapi direhabilitasi, itu adalah proses penegakkan hukum," tuturnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Garut Helmi Budiman mengatakan, rapat kali ini adalah membahas terkait Balai Rehabilitasi Adhyaksa Kabupaten Garut yang sebelumnya telah dilaunching oleh Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menko Polhukam) RI, secara serentak pada Juli 2022 lalu.

"Ini kan baru launching, sedangkan untuk pelaksanaannya, penerapannya itu kita perlu persiapan-persiapan yang kita coba dipercepat supaya betul-betul nanti paling lama tahun depan sudah berjalan. Karena memang kebutuhannya sangat mendesak," ucapnya.

Wabup memaparkan, Balai Rehabilitasi ini sangat diperlukan, sejalan dengan adanya instruksi dari presiden agar setiap daerah memiliki balai rehabilitasi. Selain itu, perlu persiapan yang matang terkait pelaksanaan balai rehabilitasi ini, baik struktur organisasi sampai dengan sarana dan prasarananya.

"Ya, tadi keadaan di Kabupaten Garut sangat mengkhawatirkan lah ya. Apalagi daerah selatan itu sering dijadikan sebagai pintu masuk pengedaran narkoba," ucapnya.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar