Prajurit Yonif Raider 303/SSM Diberangkatkan Ke Papua, Bupati Garut Bangga Menjadi Inspektur Upacara

Selasa, 9 Agustus 2022 17:03 WIB

Share
Prajurit Yonif Raider 303/SSM Diberangkatkan Ke Papua, Bupati Garut Bangga Menjadi Inspektur Upacara
Bupati Garut Rudy Gunawan didampingi Dan Satgas Sat Organik Yonif Raider 303/SSM melakukan pengecekan personil dalam upacara pemberangkatan. (foto: Kris)

GARUT, JABAR.POSKOTA.CO.ID - Bupati Garut Rudy Gunawan menjadi inspektur upacara pemberangkatan Satgas Satuan Organik (Batalyon Infanteri) Yonif Raider 303/Setia Sampai Mati (SSM) Kostrad ke wilayah Papua.

Upacara yang dilaksanakan di Lapangan Yonif Raider 303/SSM, Desa Sukawargi, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Selasa (9/8/2022) ini, dihadiri oleh Danyonif Raider 303/SSM sekaligus Dansatgas Organik Raider 303/SSM, Mayor Inf. Slamet Faojan.

Dalam sambutannya, Bupati Garut menyampaikan kebanggaan sekaligus kehormatan baginya bisa menjadi inspektur upacara dalam kegiatan ini. Ia juga mengaku bangga berkesempatan untuk melepas keberangkatan prajurit TNI, yang nantinya akan menjalankan tugas di wilayah Papua selama 9 bulan.

"Penugasan yang dipercayakan kepada Yonif Raider 303 Kostrad adalah satu perintah yang sangat membanggakan bagi semua personil TNI, termasuk prajurit Yonif 303 yang akan melaksanakan tugas di Papua," ucapnya.

Ia berharap, para prajurit yang berangkat nantinya bisa melaksanakan tugas dengan memegang teguh Sapta Marga, sumpah prajurit, 8 kewajiban TNI, serta melaksanakan sikap teritorial dengan sopan santun dan profesional.

"Laksanakan tugas yang dipercayai ini dengan sebaik-baiknya, juga kehormatan diri, satuan nama baik Yonif 303 Rider, dan khususnya TNI Angkatan darat," tuturnya.

Rudy menegaskan, TNI selalu dituntut kesiapannya untuk mengamankan wilayah NKRI, maka dari itu ia berharap agar Satgas Organik Yonif Raider 303/SSM juga bisa dapat menjaga keamanan Papua, dengan pendekatan kesejahteraan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Kemudian cari, dekati, dan layani untuk masyarakat Papua yang membutuhkan bantuan serta pendekatan melalui kegiatan bakti sosial, pengobatan, pelayanan rohani, program ketahanan pangan, pembinaan bagi putra-putri Papua untuk persiapan masuk TNI POLRI maupun Aparatur Sipil Negara," katanya.

Selain itu, ia juga berpesan kepada para para personil Satgas Organik untuk bisa menjalin hubungan baik dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, kepala suku, maupun yang lainnya yang berada di wilayah penugasan. Ia juga mengingatkan untuk selalu mengutamakan kewaspadaan dan keselamatan, baik personil maupun materil.

"Selalu melakukan pengamanan personil dan materil, baik selama pergeseran pasukan maupun selama bertugas di daerah operasi, berangkat dengan 450 personil pulangpun harus lengkap dengan 450 personil," tandasnya. (Kris)***

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar