Jalan Penghubung Salopa dan Cikatomas Tasikmalaya Terputus Akibat Tertutup Material Longsor Sepanjang 50 Meter
Kamis, 11 Agustus 2022 16:59 WIB
Share
Jalan penghubung dua kecamatan yakni Salopa dan Cikatomas di Kabupaten Tasikmalaya terputus tertimbun material longsor sepanjang 50 meter. (foto: Kris)

TASIKMALAYA, JABAR.POSKOTA.CO.ID - Jalan penghubung dua kecamatan yakni Salopa dan Cikatomas di Kabupaten Tasikmalaya terputus, karena tertimbun material longsor sepanjang 50 meter, setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras. Akibatnya, ruas jalan itu tidak bisa dilewati kendaraan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, bencana tanah longsor dan banjir di Wilayah Kabupaten Tasikmalaya melanda 7 kecamatan antara lain Kecamatan Salopa, Cikatomas, Cibalong, Parungponteng, Pancatengah, Bantarkalong dan Jatiwaras.

Longsor di jalan penghubung Kecamatan Salopa menuju arah Cikatomas menutupi badan jalan sepanjang 50 meter dengan ketebalan 2,5 meter. Sehingga arus kendaraan dari dua arah tidak dapat dilalui hingga putus total. "Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian longsor susulan ini," ujar Enung, Relawan BPBD Kecamatan Salopa.

Menurut Enung, akses jalan penghubung dua kecamatan itu hingga kini masih tertutup material longsor, karena longsoran dengan panjangnya sampai 50 meter dengan ketebalan 2,5 meter ini tidak bisa dilakukan menggunakan alat manual," ucapnya.

"Yah mungkin Pemerintah dalam hal ini PUPR melalui BPBD dapat menerjunkan alat-alat berat ke lokasi longsoran untuk bisa segera menyingkirkan material longsor yang menutup badan jalan," ujarnya.

Untuk masyarakat di sekitar lokasi, tutur dia, masih terisolasi karena longsoran lebih panjang dan tebal dibandingkan hari kemarin. Sehingga tetap membutuhkan alat berat untuk evakuasi material longsor.

"Bencana longsor pertama sudah dievakuasi menggunakan alat berat, dan tadi pagi  longsor kembali terjadi lebih besar di titik yang sama, karena hujan semalam lebih tinggi yang mengakibatkan tebing paling atas tidak kuat menahan derasnya air hujan dan mengakibatkan longsor," katanya.

Penanganan dilokasi tetap masih dilakukan oleh petugas BPBD, Tagana, Polisi, TNI, pemerintah desa serta Pemerintah kecamatan.

"Kami masih menunggu alat berat ekskavator untuk menyingkirkan material longsor di Jalur Utama Salopa menuju Cikatomas, karena sekarang ini tak bisa dilalui kendaraan mengingat material longsor menimbun jalan," ujarnya. (Kris)***