Berdayakan Budidaya Maggot Dengan Memanfaatkan Limbah Sampah Organik

Sabtu, 13 Agustus 2022 12:45 WIB

Share
Berdayakan Budidaya Maggot Dengan Memanfaatkan Limbah Sampah Organik
Kapolsek Tamansari AKP Nurrozi melakukan pengecekqn perdayakan sampah organik menjadi maggot. (Kris)

TASIKMALAYA, JABAR.POSKOTA.CO.ID - Budidaya Maggot terus diberdayakan di Kampung Cikadu, Kelurahan Sumelap Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya. Budidaya ini dengan memanfaatkan limbah sampah organik.

Terkait hal itu, Kapolsek Tamansari Polresta Tasikmalaya AKP Nurrozi beserta jajarannya melakukan pengecekan ke tempat budidaya tersebut, dalam rangka pemberdayaan limbah sampah organik.

Budidaya maggot ini memanfaatkan sampah organik yang berasal dari Tempat pembuangan Akhir (TPA) Ciangir Tamansari. "Ini sebagai suatu percontohan dalam rangka meningkatkan pendapatan masyarakat guna pemenuhan kebutuhan sehari-hari," kata Kapolsek Tamansari AKP Nurrozi, Sabtu (13/8/2022).

Menurut Nurrozi, pengelolaan sampah organik ini sesuatu yang bermanfaat, membudidayakan hewan maggot. "Maggot ini merupakan larva atau belatung yang berasal dari telur serangga bernama black soldier fly (BSF)," ujarnya.

"Daripada buang sampah organik sembarangan jadi penyakit, maka salah satu solusinya untuk mengurangi sampah untuk maggot dan juga selain mengurangi sampah juga banyak manfaatnya untuk pakan ternak," tuturnya.

Nurrozi menjelaskan, Maggot termasuk larva pemakan bahan organik seperti sayuran, limbah rumah tangga. Dengan kemampuan yang dimilikinya tersebut, maggot dapat dimanfaatkan sebagai pengurai sampah organik.

Disebutkan, bekas-bekas sampah yang bisa dimanfaatkan dan digunakan untuk pakan ikan ternak seperti unggas ayam, ikan lele dan lainnya.

"Diharapkan kedepan semua perwakilan Karang Taruna dari masing-masing Kelurahan se Kecamatan Tamansari dapat membudidayakan hal yang sama, karena maggot dapat menghasilkan uang serta dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari," ujarnya. (Kris)***

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar