Peringatan HUT ke-77 RI, Sebanyak 269 Warga Binaan Lapas Kelas IIB Tasikmalaya Mendapatkan Remisi

Rabu, 17 Agustus 2022 13:15 WIB

Share
Peringatan HUT ke-77 RI, Sebanyak 269 Warga Binaan Lapas Kelas IIB Tasikmalaya Mendapatkan Remisi
Wakil Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin didampingi Kepala Lapas Kelas IIB Tasikmalaya Davy Bartian, saat menyerahkan remisi. (foto: Kris)

TASIKMALAYA, JABAR.POSKOTA.CO.ID - Dalam momentum Peringatan Hari Kemerdekaan ke-77, sebanyak 269 warga binaan Lapas Kelas IIB Tasikmalaya mendapatkan remisi atau pengurangan masa tahanan.

Namun tahun ini, tidak ada warga binaan yang bebas bersyarat. Warga binaan yang mendapatkan remisi umum yakni berjumlah 269 orang terdiri dari 257 laki-laki dan 12 perempuan.

Sedangkan warga binaan yang belum turun remisinya sebanyak 114 orang, terdiri dari pidana kurang dari 6 bulan sebanyak 15 orang,  PP 99 tahun 2012 sebanyak 5 orang, menjalani subsider (BIII) sebanyak 1 orang, Register F sebanyak 2 orang, tahanan sebanyak 87 orang, seumur hidup 1 orang dan tipikor sebanyak 1 orang.

Remisi umum di Hari Kemerdekaan tersebut diberikan berdasarkan surat Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No PAS 1268-PK 05-04 tahun 2022 tentang Pemberian Remisi Umun 2022.

Pemberian remisi bagi warga binaan Lapas Kelas IIB Tasikmalaya diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin dalam Upacara HUT RI 17 Agustus 2022 di lapangan hijau Lapas Kelas IIB Tasikmalaya.

Remisi umum (RU) I tersebut masing-masing, remisi umum satu bulan diberikan kepada sebanyak 123 orang narapidana, remisi umum dua bulan sebanyak 67 orang, remisi umum tiga bulan sebanyak 54 orang, remisi 4 bulan sebanyak 13 orang dan remisi 5 bulan sebanyak 1 orang, dengan total sebanyak 258 warga binaan.

Kepala Lapas Kelas IIB Tasikmalaya Davy Bartian,Bc.IP mengatakan, dari 269 orang penghuni Lapas kelas II B Tasikmalaya, yang mendapat remisi pada momentum HUT ke-77 RI ini ada sebanyak 258 orang dan 11 orang yang diusulkan belum turun mendapatkan remisi.

Menurut Davi, momentum ini merupakan satu pencapaian dalam melaksanakan program pembinaan dengan baik sehingga mereka bisa memperoleh hak-haknya. Mereka layak diberikan remisi dan juga pembinaan yang lain.

Adapun kriteria pertimbangan remisi sudah menjalani tahanan minimal enam bulan, berkelakuan baik, tidak melakukan pelanggaran tata tertib, dan yang bersangkutan sudah mengubah hidupnya untuk lebih baik.

Dia menjelaskan, bagi yang belum mendapatkan remisi maka harus menjalani hukuman minimal 6 bulan dan melakukan berbagai kriteria untuk mendapatkan remisi.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar