Bank Indonesia Meluncurkan 7 Uang Kertas Baru, Ini Penjelasan Menteri Keuangan dan Gubernur BI

Kamis, 18 Agustus 2022 17:43 WIB

Share
Bank Indonesia Meluncurkan 7 Uang Kertas Baru, Ini Penjelasan Menteri Keuangan dan Gubernur BI
Peluncuran uang kertas Tahun Emisi (TE) 2022. (Ist.)

JABAR.POSKOTA.CO.ID - Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) bersama Kementerian Keuangan meluncurkan tujuh pecahan uang rupiah kertas tahun emisi (TE) 2022. Peluncuran uang kertas dilakukan melalui Live Streaming yang dihadiri oleh Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani, Kamis (18/8/2022).

Ketujuh pecahan uang Rupiah kertas yang diluncurkan, mulai dari pecahan Rp1.000 hingga pecahan Rp100.000. Ketujuh uang Rupiah kertas ini diluncurkan sebagai alat pembayaran yang sah di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Rupiah adalah tidak sekadar mata uang, tapi ini adalah sebuah mata uang yang menggambarkan perjalanan dari bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Menkeu Sri Mulyani.

Sejak tanggal 30 Oktober 1946, ORI (Oeang Republik Indonesia) dilahirkan atau disahkan dan berlaku. Waktu itu disampaikan oleh Wakil Presiden Mochamad Hatta. Dan ini menandai babak baru bagi Republik Indonesia yang baru saja merdeka.

"Di dalam setiap lembaran Rupiah terdapat berbagai cerita dan narasi mengenai kebangsaan dan bangsa Indonesia. Sebuah motif spirit untuk di sisi satu adalah keberagaman dan di sisi lain adalah kebersatuan," sambungnya.

Uang Rupiah semakin mudah untuk dikenali ciri keasliannya, nyaman dan aman untuk digunakan serta lebih sulit untuk dipalsukan sehingga uang rupiah semakin berkualitas dan terpercaya serta menjadi kebanggaan bersama sebagai simbol kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Tentunya pengeluaran dan peredaran uang rupiah kertas tahun emisi 2022, merupakan salah satu pelaksana amanat UU mata uang sebagai bagian dari perencanaan pemenuhan kebutuhan uang masyarakat tahun 2022 dan dengan tetap menerapkan tata kelola yang baik sesuai Undang-Undang.

Seluruh uang rupiah kertas ataupun logam yang telah dikeluarkan sebelumnya dinyatakan masih tetap berlaku sebagai alat pembayaran yang sah di seluruh wilayah NKRI, sepanjang belum dicabut dan ditarik dari peredaran oleh Bank Indonesia.

"Peluncuran uang TE 2022, bertepatan dengan momentum HUT RI ke 77, menjadi wujud semangat kebangsaan, Nasionalisme, dan kedaulatan untuk menumbuhkan optimisme terhadap pemulihan Ekonomi Nasional dan kita harus bangkit untuk lebih kuat menuju Indonesia Baru," ujar Menkeu.

Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan, peluncuran 7 pecahan uang Rupiah kertas tahun emisi 2022 sebagai alat pembayaran yang sah di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar