Baru Bebas Dari Lapas Sukamiskin, Mantan Wali Kota Cimahi Ajay Priatna Kembali Ditahan KPK, Ada Apa?

Kamis, 18 Agustus 2022 09:59 WIB

Share
Baru Bebas Dari Lapas Sukamiskin, Mantan Wali Kota Cimahi Ajay Priatna Kembali Ditahan KPK, Ada Apa?
Mantan Wali Kota Cimahi, Ajay M Priatna. (foto: tangkap layar Instagram @ajaympriatna)

JABAR.POSKOTA.CO.ID - Mantan Wali Kota Cimahi, Ajay M Priatna, kembali ditahan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Padahal Ajay baru saja bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Bandung.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Ajay yang sebelumnya dihukum karena terjerat kasus gratifikasi terkait pembangunan Rumah Sakit (RS) Kasih Bunda di Cimahi, telah dibawa ke KPK untuk menjalani pemeriksaan.

"Informasi yang kami peroleh benar ditangkap kembali oleh tim penyidik KPK,” kata Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri dalan keterangannya melalui pesan singkat, Kamis (18/8/2022), seperti dilansir Poskota.co.id.

Meskipun demikian, Ali bekum menjelaskan secara rimci alasan KPK kembali menangkap Ajay pada Rabu (17/8/2022) atau tepat di momentum Hari Kemerdekaan RI kemarin.

Ali hanya mengatakan, KPK seperti biasanya akan selalu mengumumkan informasi lebih lanjut setelah pemeriksaan dilakukan.

"Saat ini terhadap yang bersangkutan masih dilakukan pemeriksaan oleh tim penyidik di Gedung Merah Putih KPK," ujar Ali.

Untuk diketahui, Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung menyatakan Ajay terbukti menerima gratifikasi terkait pembangunan Rumah Sakit Kasih Bunda di Cimahi. Akibatnya, Ajay dijatuhi hukuman oleh Majelis Hakim dengan vonis 2 tahun kurungan penjara.

Dalam perkara itu pula, Ajay diduga meminta uang sebanyak Rp 3,2 miliar kepada Komisaris Rumah Sakit Umum (RSU) Kasih Bunda terkait izin pembangunan gedung.

Selain itu, Ajay juga terseret dalam sengkarut kasus dugaan suap bekas penyidik KPK yang divonis bersalah karena menerima suap dari pejabat yang sedang berperkara.***

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar