Gebyar BIAN Puskesmas Kelurahan Citeureup Kota Cimahi Mencapai Target

Sabtu, 24 September 2022 16:33 WIB

Share
Lurah Citeureup Kota Cimahi, Rusli Sudarmadi, S.IP
Lurah Citeureup Kota Cimahi, Rusli Sudarmadi, S.IP

CIMAHI, JABAR.POSKOTA.CO.ID Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kelurahan Citeureup Kecamatan Cimahi Utara, menggelar Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN)  dengan tujuan untuk meningkatkan cakupan Imunisasi rutin anak yang sempat menurun selama pandemi Covid-19, Sabtu (24/9/2022).

Seperti yang diungkapkan oleh Kepala Puskesmas Citeureup dr Juara Hutapea, BIAN  yang di laksanakan di Puskesmas tersebut dari 19 RW dan 113 RT,

"Partisipasi masyarakat Citereup dalam gelar Bian sangat bagus, sekira pukul 7.00 WIB mereka sudah antri ikut imuniasi," tukas Juara.

Diterangkan pula oleh Juara, yang mengikuti BIAN tersebut balita dari umur 9 bulan sampai dengan 5 tahun,

"Dan sekarang pelaksanaan BIAN  2022 mencapai target sekitar 400 lebih pengunjung masyarakat Citereup," ulasnya.

Namun, lanjut Juara, masih ada masyarakat yang belum melaksanakan Bian tersebut, pihaknya menjemput bola ke rumah masing-masing masyarakat yang belum memberikan imunisasi secara gratis kepada masyarakat.

Hal yang sama pula, diungkapkan oleh Lurah Citeureup Rusli Sudarmadi, S.Ip, Menurut dia, kegiatan Ini merupakan instruksi dari Bapak Walikota Cimahi, Bapak Ngatiyana, beliau menyampaikan untuk mengejar capaian program Bian baik secara rutin maupun tambahan Gebyar BIAN di laksanakan diseluruh Kota Cimahi, secara serentak di 15 Kelurahan," ujar Rusli.

Selanjutnya sambung Rusli kembali, kegiatan dilaksanakan atas kerjasama dari semua pihak termasuk didalamnya ada PKK dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Citeureup, 

"Sasaran yang akan kami tempuh Alhamdulillah mencapai cakupan 400 balita, dan kami berupaya semaksimal mungkin memberikan informasi kepada masyarakat untuk mengajak kepada warga yang memiliki balita untuk melakukan imunisasi pada hari ini di Puskesmas Citeureup," jelasnya.

Walaupun Upaya yg dilakukan sudah maksimal, namun kata Rusli  tentu nya masih terdapat kekurangan dikarenakan partisipasi warga masyarakat masih rendah untuk ikut imunisasi,

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar