Kebutuhan untuk Beli Tiket Pertandingan tidak Diperhatikan, Bobotoh Ontrog Graha Persib

Kamis, 29 September 2022 08:29 WIB

Share
Ribuan Bobotoh melakukan unjuk rasa di Graha Persib Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Rabu 28 September 2022. Sempat terjadi kericuhan di aksi tersebut. (foto:aris)
Ribuan Bobotoh melakukan unjuk rasa di Graha Persib Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Rabu 28 September 2022. Sempat terjadi kericuhan di aksi tersebut. (foto:aris)

BANDUNG, JABAR.POSKOTA.CO.ID Kebutuhan untuk beli tiket pertandingan, ingat beli, bukan minta, tidak diperhatikan oleh manajemen klub sepakbola yang didukungnya, mati-hatian. Bobotoh kesal, tak pelak aksi ontrog kantor manajemen Persib pun dilakukan massa suporter, Rabu 28 September 2022.

Massa  yang ontrog Graha Persib di Jalan Sulanjana, Kota Bandung,  tidak tanggung-tanggung. Jumlahnya, mencapai ribuan. Tetapi lagi-lagi mereka harus kecewa, manajemen Persib cuek bebek.

Sempat terjadi kericuhan di aksi massa tersebut. Tidak diketahui siapa yang memulai, yang pasti kericuhan itu bermula saat  botol plastik dan gelas plastik terbang ke bagian belakang pendemo dari arah depan.

Sontak hal tersebut memancing terjadinya, aksi lempar-lemparan botol plastik dan gelas plastik di areal demonstran. Maklum lagi, kesal gara-gara kedatangannya nggak dipedulikan manajemen Persib.

Beruntung, petugas kepolisian yang berada di barisan depan gerbang Graha Persib, tetap terjaga tak terpancing adanya aksi saling lempar antar suporter Persib.

Namun tiba-tiba, satu orang dibawa petugas keluar dari kerumunan pendemo. Para pendemo sempat meneriakan copet pak copet.

Belum jelas siapa pria tersebut, saat ini dibawa pihak kepolisian ke dalam parkir basement Graha Persib.

"Diduga copet, tetapi kami belum tahu. Baru kami amankan," kata Kapolsek Bandung Wetan Kompol Asep Saepudin ditemui disela-sela aksi.

Hingga pukul 14.25 WIB, belum ada perwakilan manajamen Persib yang menemui para massa Bobotoh yang demo di Graha Persib.

Pantauan, massa aksi membubarkan diri sejak pukul 17.30 WIB. Massa berjalan dengan tertib meninggalkan lokasi demo.

Spanduk-spanduk yang terpasang di kantor Persib juga mulai dicopot. Petugas kepolisian yang berjaga di lokasi mengimbau Bobotoh untuk bubar dengan tertib dan langsung menuju rumah masing-masing.

Arus lalu lintas Jalan Sulanjana yang sebelumnya ditutup karena aksi tersebut juga mulai dibuka. Kendaraan sudah bisa melintas dengan lancar. Sementara petugas kepolisian terlihat masih berjaga di sekitar Kantor Persib.

Dalam aksi ini, Bobotoh menuntut manajemen Persib untuk mempermudah distribusi tiket bagi komunitas.

"Tuntutannya satu, permudah tiket khususnya untuk komunitas. Seperti yg sudah-sudah jalan, kolektif saja," kata Yudi Baduy perwakilan Bobotoh.

Hingga demo usai, tidak ada tanggapan dari manajemen Persib Bandung terkait tuntutan dari Bobotoh. (Aris)

Komentar ditutup untuk berita ini.