Ngatiyana Sampaikan Penjelasan Raperda APBD Perubahan Tahun Anggaran 2022

Jumat, 30 September 2022 06:02 WIB

Share
Walikota Cimahi Ngatiyana saat menyampaikan penjelasan Raperda APBD Perubahan Tahun Anggaran 2022. (foto:ist)
Walikota Cimahi Ngatiyana saat menyampaikan penjelasan Raperda APBD Perubahan Tahun Anggaran 2022. (foto:ist)

CIMAHI, JABAR.POSKOTA.CO.ID. Walikota Cimahi, Letkol (Purn) Ngatiyana, S.A.P menjelaskan, setelah menyampaikan RAPBD Perubahan anggaran tahun 2022,  akan menyampaikan pula penelaahan oleh Tim Anggaran Pemerintahan Daerah (TAPD) atas Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Struktur Keorganisasian Perangkat Daerah (SKPD) Perubahan yang telah disusun oleh perangkat daerah.

"Penelaahan dimaksud, sehubungan dengan telah disepakatinya Kebijakan Umum APBD (KUA) Perubahan, dan  Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) perubahan tahun anggaran 2022," terang Ngatiyana dalam rapat Paripurna pembahasan Persetujuan DPRD Terhadap Rancangan Peraturan Daerah Tentang Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Cimahi Tahun Anggaran 2022 serta Penyampaian dan Penjelasan Walikota Cimahi Terhadap Rancangan Peraturan Daerah Tentang APBD Kota Cimahi Tahun Anggaran 2023, di Gedung DPRD Kota Cimahi lantai 2 jalan dra Hj Djulaeha Karmita nomor 5 Kecamatan Cimahi Tengah, sekira pukul 19.30 WIB sampai dengan 21.30 WIB, Rabu (28/9/2022).

Dalam penelaahan tersebut, kata Ngatiyana, TAPD telah melakukan penelaahan atas RKA, "Yang telah disusun oleh Perangkat daerah, terkait kesesuaian dengan KUA Perubahan dan PPAS Perubahan tahun 2022, yang di sepakati serta memperhatikan kemapuan keuangan daerah," tandasnya..

Hal lainnya dengan penyesuaian anggaran perubahan pendapatan baik PAD, Pendapatan Transfer, dan penyesuaian Silfa tahun anggaran tahun 2021 hasil periksaan dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI).

"Berdasarkan hasil penelaahan TAPD, tentang Rancangan Peraturan Daerah perubahan APBD Kota Cimahi tahun anggaran 2022, seperti berikut," bebernya.

A. Pendapatan daerah rancangan APBD tahun anggaran 2022 mengalami peningkatan sebesar 2,04%.atau sebesar Rp 26.097.994.492,-.

Sedangkan dari APBD murni tahun anggaran 2022. Sebesar Rp 1.279.334.892.320,-.

Sehingga menjadi Rp 1.305.432.886.812,- Peningkatan pendapatan diantaranya, pendapatan pajak daerah, yaitu pajak restoran, pajak penerangan jalan, pajak parkir, pajak air tanah, PPHTB.

Dari hasil pengelolaan kekayaan daerah yang di pisahkan yaitu berupa kenaikan penerimaan dari Bank BJB dan lain-lainnya.

Berupa pendapatan Jasa Biro dari hasil penjualan barang milik daerah pendapatan bunga serta pendapatan trouble dari BBH dan bantuan dari Provinsi.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar