Pemkab Tasikmalaya Alokasikan Anggaran Pilkada 2024 Secara Dicicil, Ini Penjelasan Ketua DPRD

Senin, 7 November 2022 16:42 WIB

Share
Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi. (foto: Kris)
Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi. (foto: Kris)

TASIKMALAYA, JABAR.POSKOTA.CO.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya harus mengalokasikan anggaran Pilkada Tahun 2024 sebesar Rp156 miliar. Anggaran itu akan dilakukan secara dicicil.

Hal itu diungkapkan Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi, Senin (7/11/2022).

Menurut dia, anggaran itu diperuntukan untuk kebutuhan KPU, Bawaslu, keamanan dan lainnya yang terkait dengan pelaksanaan Pilkada Kabupaten Tasikmalaya 2024 yang dialokasikan dengan cara dicicil.

Besarnya anggaran Pilkada Kabupaten Tasikmalaya tersebut secara teknis berada dalam pembahasan Ranperda tentang Pembentukan Dana Cadangan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya Tahun 2024.

Ranperda ini sudah masuk dalam Propemperda DPRD Kabupaten Tasikmalaya tahun 2022 dengan cara dicicil.

Dia menjelaskan, anggaran yang diusulkan agar bisa terealisasi dengan cara dicicil yakni dialokasikan dari APBD tahun anggaran 2023 dan sebagian lagi pada APBD tahun anggaran 2024.  

"Kita harus melihat ke belakang sejak Pilkada 2020, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya cukup kewalahan. Karena waktu itu semua terfokus pada APBD tahun anggaran 2020. Makanya, di sini pimpinan dan anggota, eksekutif juga semua sepakat dengan cara dicicil," katanya.

Apabila mengandalkan APBD tahun anggaran 2024, bukan hanya membebani saja, namun APBD Kabupaten Tasikmalaya saja tidak sampai pada angka tersebut.

"Alokasi anggaran Rp156 diperuntukan untuk kebutuhan KPU, Bawaslu, keamanan dan lainnya yang terkait dengan Pilkada. Tapi DPRD tetap akan menghitung secara rasional. Paling tidak bisa jatuh pada angka Rp120 miliar," paparnya.

Berharap Pemerintah Kabupaten dan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat masih bisa sharing anggarannya bisa 50-50, kan Pilkada juga bareng," tuturnya. (Kris)***

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar