Upaya Pengendalian Inflasi, Pemkot Cimahi Bagikan Bibit dan Produk Holtikultura.

Sabtu, 19 November 2022 05:49 WIB

Share
PJ Walikota Cimahi, Dikdik Suratno Nugrahawan menyaksikan pembagian bibit dan Produk Holtikultura di Gedung B. (foto:ist)
PJ Walikota Cimahi, Dikdik Suratno Nugrahawan menyaksikan pembagian bibit dan Produk Holtikultura di Gedung B. (foto:ist)

CIMAHI, JABAR.POSKOTA.CO.ID. Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi bekerjasama dengan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (Distanhor) Provinsi Jawa Barat dan Bank Indonesia, dalam upaya Pengendalian inflasi Daerah, di Jawa Barat  membagikan bibit cabai, benih hortikultura dan produk hortikultura secara simbolis kepada kelompok wanita tani, kelompok tani disabilitas, dan keluarga kurang mampu di Kota Cimahi. 

Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan Pj. Walikota Cimahi Dikdik S. Nugrahawan kepada para penerima di Gedung B Kompleks Perkantoran Pemkot Cimahi Jalan Rd. Demang Hardjakusumah Kota Cimahi. Bantuan produk hortikultura sebanyak 250 paket untuk keluarga kurang mampu, benih hortikultura dan sarana penunjangnya 4 paket, serta bibit cabai merah sebanyak 10.000 bibit kepada kelompok wanita tani dan kelompok tani disabilitas.

Acara dirangkaikan dengan gelar pangan murah, demo gastronomi dan olahan pangan yang berlangsung di Selasar Gedung B Kompleks Perkantoran Pemkot Cimahi.

"Pemkot Cimahi berupaya untuk menjabarkan langkah-langkah penting untuk menekan laju inflasi di lokal Cimahi. Alhamdulillah kita mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi dan Bank Indonesia perwakilan Jawa Barat," ujar Dikdik.

Inflasi dipengaruhi naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) saat ini. Sangat berpengaruh besar terhadap harga pangan di pasaran yang harganya kian melonjak.  Upaya yang dilakukan untuk menekan laju inflasi, lanjut Dikdik diantaranya pemberian bantuan benih beberapa tanaman hortikultura.

"Harapannya kepada komunitas yang diberikan bantuan bibit itu ketika saatnya panen bisa memenuhi kebutuhan sehingga  tidak sampai menimbulkan gejolak daya beli," ujarnya.

Pihaknya berharap, penerapan konsep urban farming di Kota Cimahi dapat berjalan secara efektif. 

"Secara lahan, kawasan pertanian di Kota Cimahi sangat minim. Tapi dengan konsep urban farming mudah-mudahan produktifitas tanaman atau hasil tanaman di Kota Cimahi tetap terjaga dengan baik," tuturnya.

Dikdik juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan di pekaran rumah dengan ditanami tanaman yang bisa dikonsumsi. 

"Daripada memiliki lahan yang tidak diolah, tidak menghasilkan apa-apa, alangkah baik ditanami beberapa jenis tanaman yang bisa dikonsumsi sendiri. Sehingga tidak harus belanja karena kebutuhan konsumsi terpenuhi," pungkasnya. (Bagdja)

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar