Menko PMK Muhadjir Effendy Soroti Soal Risiko Naiknya Angka Kemiskinan Akibat PHK

Selasa, 22 November 2022 10:34 WIB

Share
Menko PMK Muhadjir Effendy. (foto: BPJamsostek)
Menko PMK Muhadjir Effendy. (foto: BPJamsostek)

JABAR.POSKOTA.CO.ID - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mendengarkan aspirasi dari pengusaha dan pekerja soal permasalahan ketenagakerjaan, saat menyambangi PT Kahatex di Kabupaten Sumedang. 

Menurutnya, meskipun dirinya tidak membidangi urusan industri dan perekonomian, tapi masalah pemutusan hubungan kerja (PHK) ataupun pengurangan jam kerja akan menjadi permasalahannya lantaran berisiko meningkatkan jumlah kemiskinan.

"Sebenarnya saya tidak menangani langsung soal industri, ataupun soal perekonomian, tapi saya ngurusin orang susah, orang miskin, nah saya kira PHK dan pengurangan jam kerja ini akan berisiko menambah orang miskin baru,” ungkap Muhadjir, di PT Kahatex, dalam rilis BPJamsostek.

Dia menjelaskan bahwa saat ini masalah PHK memang menjadi permasalahan yang harus segera diatasi. Pasalnya, sudah hampir 500.000 buruh di Jawa Barat di-PHK.

"PHK sudah mendekati 500 ribu dan jika tidak segera ada pengendalian PHK bisa mencapai 1,5 juta, ini harus ada antisipasi dan penanganan," imbuhnya.  

Ia menilai hal ini harus dilakukan oleh semua pihak secara terkoneksi sehingga bisa menekan laju PHK di tengah ketidakpastian perekonomian akibat politik global. Kekhawatiran tersebut lantaran melihat kondisi riil di lapangan dimana sektor ekspor mulai menurun tajam dan pasar domestik yang masih dikuasai oleh barang impor.

"Memantau masalah tenaga kerjaan yang ada di sini, industri tekstil dan alas kaki menurun tajam karena permintaan ekspor turun sementara pasar domestik dibanjiri oleh produk luar. Akibatnya banyak terjadi PHK," tuturnya.

Sementara di tempat lain, Kepala Kantor BPJamsostek Cabang Bandung Lodaya, Rizal Dariakusumah, menyampaikan bahwa BPJamsostek berkomitmen penuh dalam pengelolaan dana jaminan sosial ketenagakerjaan.

"Dengan adanya kejadian PHK ini, program BPJamsostek seperti Jaminan Hari Tua dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan dapat bermanfaat bagi peserta yang terkena PHK," pungkas Rizal.***

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar